BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Angkatan Laut Indonesia menerima kapal fregat baru KRI Prabu Siliwangi-321
KRI Prabu Siliwangi-321 dirancang oleh Fincantieri dan dilengkapi dengan teknologi mutakhir, sistem persenjataan modern, serta kemampuan tempur dan manuver tinggi.
Angkatan Laut Indonesia menerima kapal fregat baru KRI Prabu Siliwangi-321
Upacara serah terima kapal MPCS KRI Prabu Siliwangi-321 digelar hari ini di galangan Fincantieri, Muggiano, Italia. / Fincantieri
25 Desember 2025

Armada TNI Angkatan Laut resmi bertambah dengan kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321, kapal perang terbaru dan terbesar yang kini dimiliki Indonesia. Fregat multifungsi tersebut telah diserahterimakan dari galangan kapal Fincantieri di Muggiano, Italia, dan akan segera berlayar menuju Tanah Air.

Prosesi peresmian ditandai dengan pengibaran perdana Bendera Merah Putih di atas geladak kapal, menandakan integrasi resmi KRI Prabu Siliwangi-321 ke dalam jajaran tempur TNI AL. Upacara serah terima dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang hadir mewakili Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, pada Senin..

Dalam pernyataan resminya, Laksamana Muhammad Ali menegaskan bahwa penguatan alutsista laut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Indonesia dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan nasional.

“Modernisasi Alat Utama Sistem Senjata Pertahanan yang berkelanjutan merupakan wujud nyata komitmen dalam menjaga kedaulatan dan keamanan maritim Indonesia,” ujar Kasal.

Ia menjelaskan bahwa pengadaan kapal tempur multiperan dari Italia ini dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan operasional TNI AL dalam menghadapi dinamika ancaman di wilayah laut yang semakin kompleks.


Pertahanan laut nasional

KRI Prabu Siliwangi-321 dirancang oleh Fincantieri dan dilengkapi dengan teknologi mutakhir, sistem persenjataan modern, serta kemampuan tempur dan manuver tinggi. Kapal ini diproyeksikan memperkuat postur pertahanan laut nasional, khususnya di kawasan Indonesia bagian tengah dan timur, sekaligus mendukung tugas pengamanan kedaulatan perairan NKRI.

Secara teknis, KRI Prabu Siliwangi-321 memiliki panjang 143 meter, lebar 16,5 meter, draft 5,2 meter, serta kecepatan maksimum 32 knot dengan sistem pendorong gabungan diesel, listrik, dan turbin gas. Persenjataan kapal mencakup 16 sistem peluncur vertikal rudal darat-ke-udara (SAM), delapan rudal anti-kapal Teseo Mk-2E, meriam utama 127 mm, meriam 76 mm, serta torpedo anti-kapal selam.

Kapal ini memiliki spesifikasi yang hampir identik dengan KRI Brawijaya-320, frigat kembarannya yang telah lebih dulu bergabung dengan Komando Armada II sejak tiba di Indonesia pada September 2025.

Sebagai kapal tempur multiperan, kedua frigat tersebut dirancang untuk menjalankan peperangan empat dimensi: anti-udara, anti-permukaan, anti-kapal selam, serta peperangan elektronika. Pengadaan dua kapal ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara Kementerian Pertahanan RI dan Fincantieri, dengan nilai kontrak mencapai $1,25 miliar.

KRI Prabu Siliwangi-321 ini menandai tonggak penting dalam program modernisasi TNI AL dan mempertegas komitmen Indonesia dalam menjaga keamanan maritim di kawasan perairan yang luas dan strategis.

TerkaitTRT Indonesia - Pasukan pengawak KRI Prabu Siliwangi bertolak ke Italia untuk latihan kapal baru
SUMBER:TRT Indonesia