ASIA
2 menit membaca
Korea Utara hapus referensi unifikasi dengan Korea Selatan dari konstitusinya
Perkembangan ini terjadi setelah pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, menyebut Seoul sebagai 'negara paling permusuhan' dalam pidato kebijakannya pada bulan Maret.
Korea Utara hapus referensi unifikasi dengan Korea Selatan dari konstitusinya
[Arsip] menurut dokumen yang diajukan pada Maret akan mencakup klausul baru yang menetapkan batas-batas wilayah Korea Utara. / Reuters

Korea Utara telah menghapus semua referensi tentang penyatuan dengan Korea Selatan dari konstitusinya, menurut sebuah dokumen yang dilihat AFP pada hari Rabu (6/5), langkah yang ditafsirkan sebagai dorongan Pyongyang untuk kebijakan yang lebih bermusuhan terhadap Seoul.

Sebuah klausul yang menyatakan bahwa Korea Utara bertujuan "untuk mewujudkan penyatuan tanah air" tidak lagi muncul dalam versi terbaru konstitusi, yang dibagikan pada konferensi pers di Kementerian Penyatuan Korea Selatan.

Perkembangan ini terjadi setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un melabeli Seoul sebagai "negara paling bermusuhan" dalam pidato kebijakan pada bulan Maret.

Konstitusi yang direvisi, yang menurut dokumen diperkenalkan pada bulan Maret, juga mencakup klausul baru yang menetapkan wilayah Korea Utara.

Dengan menggunakan nama resmi Korea Selatan, dokumen itu menyatakan bahwa itu mencakup daerah yang berbatasan dengan China dan Rusia di utara, "dan Republik Korea di selatan".

Korea Utara "sama sekali tidak mengizinkan pelanggaran terhadap wilayahnya", tambah dokumen itu.

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung, yang cenderung mendukung pendekatan lunak, telah menyerukan pembicaraan dengan Utara tanpa prasyarat, mengatakan kedua negara ditakdirkan "untuk membuat bunga perdamaian mekar".

Tetapi Korea Utara tidak menanggapi upaya pemerintahan Lee dan berulang kali menyebut Selatan sebagai lawan yang "paling bermusuhan".

Kim telah berjanji untuk memperkuat pasukan nuklirnya, dan Pyongyang melakukan empat uji rudal pada bulan April, jumlah terbanyak dalam satu bulan selama lebih dari dua tahun.

Pyongyang juga semakin dekat dengan Rusia, mengirim pasukan dan peluru artileri untuk mendukung perang Rusia di Ukraina.

TerkaitTRT Indonesia - Korea Utara meluncurkan uji coba rudal balistik dengan hulu ledak bom ranjau
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Tim SAR dan TNI AL mulai operasi tegakkan kapal Virgo Transport 8, 129 korban masih hilang
Indonesia-Malaysia perkuat ekosistem halal, Gibran dorong dewan halal regional ASEAN dipercepat
Pakar: Ketimpangan pemantauan gunung api di wilayah Indonesia hambat mitigasi bencana
Giuseppe Garibaldi tiba di Indonesia, eks kapal induk Italia resmi ganti nama ‘KRI Sriwijaya’
LRT Kelapa Gading-Manggarai resmi beroperasi, Prabowo soroti kemajuan transportasi Jakarta
Basarnas siapkan operasi angkat KM Virgo Transport 8 di tengah hambatan cuaca buruk
Malaysia dan Indonesia perkuat koordinasi atasi kabut asap lintas batas
Antrean BBM capai 1 kilometer di Makassar, Pertamina tambah pasokan dan layanan SPBU
Pergantian Menkeu Indonesia soroti transisi kebijakan dan tantangan fiskal
Indonesia selidiki dugaan dumping produk baja asal China
Cuaca buruk hambat pencarian 129 korban hilang kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
KPK tahan Dirut Summarecon Agung dan pejabat ATR/BPN terkait suap lahan Bogor
Operasi pencarian jurnalis hilang di Selat Sunda diperpanjang, aksi solidaritas digelar di Medan
22 korban selamat KM Virgo dievakuasi ke Banjarmasin, 129 orang masih dicari
2 kapal perang TNI AL kawal kapal induk Giuseppe Garibaldi saat memasuki Tanah Air
Semeru erupsi tiga kali hari ini, kolom abu capai 1.000 meter di Jawa Timur
Satu bulan karhutla di Kalbar, enam orangutan kembali dievakuasi dari kebun warga
Indonesia, Malaysia, Thailand sepakati prioritas ekonomi IMT-GT hingga tahun 2031
FIFA ASEAN Cup resmi diluncurkan, Indonesia dan Hong Kong jadi tuan rumah perdana
Presiden Prabowo instruksikan 11 kapal TNI AL cari rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda