DUNIA
2 menit membaca
Beijing: Rencana kedutaan baru China di London sesuai dengan hukum
London menyetujui rencana kedutaan Royal Mint Court yang sempat terhenti setelah bertahun-tahun mendapat penolakan dari masyarakat lokal dan politik, seiring dengan upaya pemulihan hubungan Inggris-China.
Beijing: Rencana kedutaan baru China di London sesuai dengan hukum
Seorang pria melintas di depan Royal Mint Court, lokasi yang diusulkan untuk mega-kedutaan besar Tiongkok yang direncanakan, 20 Januari 2026. / Reuters

China telah merencanakan gedung kedutaan barunya di Inggris sepenuhnya sesuai dengan praktik diplomatik internasional dan hukum yang relevan, kata juru bicara kementerian luar negeri.

Merupakan kewajiban hukum internasional negara tuan rumah untuk menyediakan dukungan dan kemudahan bagi pembangunan fasilitas diplomatik, kata Guo Jiakun pada konferensi pers rutin hari Rabu (21/01).

Inggris pada hari Selasa menyetujui rencana China untuk membangun kedutaan terbesar di Eropa di London, dengan harapan memperbaiki hubungan dengan Beijing meskipun ada peringatan dari politisi Inggris dan AS bahwa gedung itu dapat digunakan sebagai basis spionase.

Proses persetujuan untuk rencana tersebut mengikuti norma diplomatik internasional dan prosedur hukum Inggris, kata Guo.

Rencana Beijing untuk membangun kedutaan baru di lokasi Royal Mint Court yang berusia dua abad terhenti selama tiga tahun karena penolakan dari penduduk setempat, anggota parlemen, dan aktivis pro-demokrasi Hong Kong di Inggris.

Keputusan hari Selasa itu muncul sebelum kunjungan yang diharapkan ke China pekan depan oleh Perdana Menteri Keir Starmer, kunjungan pertama oleh pemimpin Inggris sejak 2018. Beberapa pejabat Inggris dan China mengatakan perjalanan itu bergantung pada persetujuan untuk kedutaan tersebut.

Ketika ditanya tentang kunjungan itu, Guo tidak memberikan informasi lebih lanjut, hanya mengatakan bahwa kerja sama dan pertukaran yang lebih dalam antara China dan Inggris melayani kepentingan mereka dan kepentingan dunia, terutama dalam situasi global yang "tidak stabil dan penuh gejolak".

Inggris dan China bertujuan menghidupkan kembali dialog bisnis "era emas" pada kunjungan Starmer, dengan eksekutif puncak dari kedua belah pihak diharapkan berpartisipasi, kata sumber kepada Reuters.

SUMBER:Reuters
Jelajahi
Indonesia dorong BRICS perkuat perdagangan dan akses pasar bagi UMKM
KSAU Indonesia dan Australia terbang formasi di Pitch Black 2026
Indonesia tegaskan hukum laut tetap berlaku saat perang
Berbeda dengan UEFA, Indonesia dukung Infantino lanjutkan kepemimpinan FIFA
Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga 120 hektare, angin kencang picu titik api baru
Indonesia-Arab Saudi sepakati kerja sama investasi strategis melalui penanaman modal
Kedubes Iran respon pernyataan Prabowo, tegaskan program nuklirnya untuk tujuan damai
Menhan RI dan Thailand perkuat kerja sama pertahanan, sepakati latihan pasukan khusus
Peluang besar UMKM lokal, Kemenhaj bidik pasar rantai pasok haji di Arab Saudi
Kemenlu AS akan tutup konsulat di Medan dan 4 negara lain
Indonesia–Thailand perkuat kemitraan strategis, fokus ekonomi dan stabilitas ASEAN
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama maritim lewat Cassowary Exercise 2026
Indonesia dorong resiliensi ASEAN hadapi ancaman bencana dan krisis
ASEAN mempercepat negosiasi CoC dengan China Laut di tengah ketegangan Selat Hormuz
Indonesia dan Jepang bahas perluasan peluang kerja serta pengembangan SDM terampil
Perkuat akses ke Amerika Selatan, Indonesia dan Peru sepakat percepat perundingan CEPA
Perkuat pertahanan udara Indo-Pasifik, TNI AU dan PACAF gelar A2AT ke-18 di Hawaii
KBRI Tokyo imbau WNI tetap waspada setelah gempa M7,1 di Kumamoto
World Para Athletics Grand Prix 2026: Tim Para Atletik Indonesia raih 16 medali
Pemerintah pantau kepulangan ABK Indonesia terdampak serangan rudal di Selat Hormuz