BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Kepercayaan konsumen AS merosot ke level terendah dalam hampir lima tahun
Pengeluaran konsumen di AS juga diperkirakan melambat secara signifikan, terhambat oleh inflasi yang masih tinggi serta kekhawatiran terhadap dampak tarif terhadap perekonomian.
00:00
Kepercayaan konsumen AS merosot ke level terendah dalam hampir lima tahun
Kepercayaan konsumen AS anjlok / AP
30 April 2025

Kepercayaan konsumen di Amerika Serikat merosot tajam pada Maret, menyentuh level terendah dalam hampir lima tahun. Kekhawatiran terhadap dampak tarif terhadap perekonomian turut memperburuk pandangan konsumen.

The Conference Board melaporkan pada Selasa bahwa indeks kepercayaan konsumen turun 7,9 poin menjadi 86,0 — level terendah sejak Mei 2020. Penurunan ini lebih besar dari perkiraan para ekonom yang disurvei Reuters, yang memproyeksikan indeks turun menjadi 87,5.

Indeks Situasi Saat Ini, yang mengukur penilaian konsumen terhadap kondisi bisnis dan pasar tenaga kerja saat ini, turun tipis 0,9 poin menjadi 133,5. Sementara itu, Indeks Ekspektasi — yang mencerminkan pandangan jangka pendek konsumen terhadap pendapatan, bisnis, dan pekerjaan — anjlok 12,5 poin ke 54,4. Ini merupakan level terendah sejak Oktober 2011 dan jauh di bawah ambang batas 80 yang biasanya menjadi sinyal awal resesi.

"Kepercayaan konsumen menurun untuk bulan kelima berturut-turut pada April, jatuh ke tingkat yang tidak terlihat sejak awal pandemi COVID-19," kata Stephanie Guichard, Ekonom Senior di Global Indicators, The Conference Board.

Dampak tarif

Pemerintah diperkirakan akan merilis data pada Rabu yang menunjukkan perlambatan tajam pertumbuhan ekonomi kuartal pertama. Lonjakan impor terjadi karena banyak pelaku usaha berlomba mengamankan barang sebelum tarif baru diberlakukan.

Pengeluaran konsumen juga diperkirakan menurun secara signifikan, terdampak oleh inflasi yang masih tinggi serta kekhawatiran atas dampak ekonomi dari kebijakan tarif. Kondisi ini membuat sejumlah rumah tangga memilih menahan konsumsi untuk menjaga tabungan.

Produk domestik bruto (PDB) diperkirakan hanya tumbuh 0,3 persen secara tahunan pada kuartal Januari–Maret, menjadikannya pertumbuhan terlemah sejak kuartal kedua tahun 2022, menurut survei Reuters.

Risiko perlambatan bahkan cenderung menguat. Bank Sentral AS cabang Atlanta memperkirakan PDB justru menyusut sebesar 0,4 persen setelah penyesuaian atas ekspor-impor emas. Sebagai perbandingan, ekonomi AS tumbuh sebesar 2,4 persen pada kuartal terakhir tahun lalu.

SUMBER:TRT World and Agencies