POLITIK
2 menit membaca
Merkel mengecam partainya sendiri karena berkolaborasi dengan AfD sayap kanan
Dalam pernyataan publik yang jarang terjadi, Merkel mengkritik keputusan partainya untuk menyetujui proposal anti-imigrasi dengan dukungan kritis dari AfD, partai sayap kanan.
Merkel mengecam partainya sendiri karena berkolaborasi dengan AfD sayap kanan
Perdebatan imigrasi dan deportasi di Jerman semakin memanas setelah serangan fatal dengan pisau di Aschaffenburg pekan lalu yang menewaskan dua nyawa, termasuk seorang anak. / Foto: Arsip Reuters / Reuters
31 Januari 2025

Mantan Kanselir Jerman, Angela Merkel, dengan tegas mengkritik pemimpin Uni Demokratik Kristen (CDU), Friedrich Merz, atas pengajuan mosi anti-imigrasi yang mengandalkan dukung dari partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD).

Dalam pernyataan yang dipublikasikan di situs resminya pada hari Kamis, Merkel mengecam pemimpin CDU Merz karena membalikkan pendiriannya dari dua bulan sebelumnya, ketika ia menyerukan agar partai-partai demokratis untuk menghindari kerja sama dengan ekstremis sayap kanan di parlemen.

"Usulan tersebut pada saat itu, beserta sikap yang terkait dengannya merupakan wujud tanggung jawab politik yang besar, yang sepenuhnya saya dukung," kata Merkel.

"Saya menganggap adalah sebuah kesalahan untuk tidak lagi merasa terikat oleh usulan tersebut dan, untuk pertama kalinya, mengizinkan mayoritas suara dengan dukungan dari AfD dalam pemungutan suara di parlemen."

Partai Demokrat Kristen sebelumnya telah memegang kebijakan ketat untuk tidak bekerja sama dengan AfD di semua tingkat pemerintahan, mengingat posisi ekstremis partai sayap kanan tersebut dianggap tidak sejalan dengan nilai-nilai demokrasi.

Partai tersebut mengajukan beberapa mosi dan rancangan undang-undang di parlemen minggu ini untuk mengubah undang-undang imigrasi dan suaka negara, menjelang pemilu pada 23 Februari.

Sebuah mosi kunci tidak mengikat yang menjadi sorotan—yang menyerukan penolakan terhadap migran tidak resmi dan pencari suaka di perbatasan Jerman—disahkan pada hari Rabu dengan dukungan dari AfD.

Langkah tersebut berhasil lolos dengan suara tipis, yakni 348 suara berbanding 345, yang secara kritis bergantung pada 75 suara dari AfD.

Perdebatan tentang imigrasi dan deportasi di Jerman semakin memanas setelah serangan pisau mematikan baru-baru ini di Aschaffenburg minggu lalu yang merenggut dua nyawa, termasuk seorang anak.

SUMBER: AA

SUMBER:AA
Jelajahi
Uang darah: Bayang-bayang Israel di balik mesin pembunuh El Mencho?
Perang Rusia-Ukraina masuk tahun kelima, ini alasan angka korban tewas masih simpang siur
Mengapa Afrika ingin perbudakan dan kolonialisme diakui sebagai genosida
AS mengadakan pembicaraan nuklir tingkat tinggi dengan Rusia dan China di Jenewa
Mantan Presiden Korsel ajukan banding vonis hukuman seumur hidup atas dekrit darurat militer
Kim Jong-un kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal partai berkuasa Korea Utara
Keputusan yang guncang dunia — Reaksi bermunculan usai putusan tarif bersejarah Mahkamah Agung AS
Lima poin utama dari pidato Donald Trump di Board of Peace
Mengapa kesepakatan nuklir akan sulit dicapai dengan AS dan Iran yang tetap pada posisinya
Sara Duterte umumkan pencalonan presiden Filipina 2028
Trump mengatakan ia akan terlibat secara tidak langsung dalam pembicaraan dengan Iran
Perjanjian nuklir yang jamin perdamaian dunia baru saja berakhir: Apa yang akan terjadi sekarang?
Bangladesh menggelar pemilu pertama sejak Sheikh Hasina lengser dari kekuasaan
Partai Nasionalis Bangladesh akan bentuk pemerintahan pada Minggu, piagam Juli diterapkan bertahap
Dunia sambut pemilu Bangladesh sebagai ‘kemenangan demokrasi’, ucapkan selamat kepada BNP
Enam nama berpengaruh muncul dalam berkas Epstein, memicu pemeriksaan dan kekhawatiran baru
Siapa, apa, bagaimana: Pemilu pertama pasca-Hasina di Bangladesh dijelaskan dalam empat poin
Dapatkah Kuba dan AS benar-benar berdamai sementara krisis energi semakin dalam?
RI dan Mesir matangkan rencana lawatan Presiden el-Sisi ke Jakarta
Bagaimana pemilu Bangladesh usai Hasina lengser jadi sorotan di luar Barat