POLITIK
1 menit membaca
Ukraina mendorong untuk mencapai kesepakatan akhir setelah pembicaraan dengan utusan Trump
Presiden Ukraina mengatakan bahwa para negosiator kembali dari pembicaraan di AS dengan rancangan perjanjian yang diperkuat.
Ukraina mendorong untuk mencapai kesepakatan akhir setelah pembicaraan dengan utusan Trump
Kiev meminta dukungan pertahanan udara seiring diplomasi dengan AS memasuki fase menentukan. / Reuters

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa Kiev sedang bekerja menuju "perjanjian akhir" dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang dengan Rusia, setelah pertemuan tingkat tinggi antara pejabat Ukraina dan utusan Presiden AS Donald Trump.

"Kami merasakan bahwa Amerika ingin mencapai perjanjian akhir, dan dari pihak kami, ada kerja sama penuh. Ukraina tidak pernah, dan tidak akan pernah, menjadi penghalang bagi perdamaian," kata Zelenskyy.

Ia menambahkan bahwa tim negosiasinya, termasuk Rustem Umerov dan Andrii Hnatov, telah kembali dari pembicaraan dengan draf yang diperkuat dari kemungkinan perjanjian.

Zelenskyy menekankan bahwa sementara Ukraina menempuh jalur diplomasi, komunitas internasional harus terus menyediakan rudal pertahanan udara dan pendanaan untuk persenjataan guna menghadapi serangan Rusia terhadap sektor energi negara itu.

Ia juga mengonfirmasi diskusi dengan Ursula von der Leyen mengenai paket dukungan senilai 90 miliar dolar yang baru disetujui untuk dua tahun ke depan, menggambarkan pendanaan itu sebagai "keputusan bersejarah" bagi ketahanan nasional Ukraina.

Keterlibatan Ukraina dengan pemerintahan Trump terjadi saat Kiev berupaya mengamankan posisi geopolitiknya menjelang kemungkinan pergeseran kebijakan luar negeri AS.

Pemerintah telah fokus mengunci komitmen finansial jangka panjang dari Uni Eropa dan mengamankan peralatan militer dari mitra Barat untuk mempertahankan daya tawar dalam negosiasi di masa depan.

SUMBER:TRT World and Agencies