BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Indonesia dan India perkuat kerja sama telekomunikasi hingga teknologi 6G
Kerja sama tersebut juga mencakup penguatan sistem komunikasi untuk menghadapi bencana. Indonesia dan India akan menjajaki pengembangan sistem komunikasi darurat serta solusi pengurangan risiko bencana.
Indonesia dan India perkuat kerja sama telekomunikasi hingga teknologi 6G
Program kerja sama akan mencakup pelatihan, upskilling dan reskilling, serta riset. / Dok. Kemkomdigi RI

Indonesia dan India menyepakati kerja sama di bidang telekomunikasi dan teknologi digital melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid dan Menteri Komunikasi India Jyotiraditya M. Scindia pada Selasa (15/9).

Kesepakatan tersebut menjadi tindak lanjut pembahasan dalam Joint Leaders’ Statement saat kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia yang diterima Presiden Prabowo Subianto. Kedua negara sebelumnya telah bertukar draf final dokumen dalam agenda exchange of document di hadapan pimpinan kedua negara.

Melalui MoU tersebut, Indonesia dan India berkomitmen mengembangkan layanan telekomunikasi secara setara dan saling menguntungkan, dan memperkuat ekosistem digital kedua negara.

Meutya mengatakan kerja sama ini diarahkan tidak hanya pada teknologi yang sudah digunakan, tetapi juga pada pengembangan teknologi generasi berikutnya, termasuk 4G, 5G, penjajakan 6G, teknologi kuantum, dan komunikasi nirkabel mutakhir.

“Indonesia ingin memastikan transformasi digital membuat masyarakat Indonesia semakin mampu menguasai, mengembangkan dan menciptakan teknologi masa depan. Kerja sama dengan India menjadi salah satu ruang strategis untuk memperkuat kapasitas tersebut,” ujar Meutya di Jakarta.

Kerja sama tersebut juga mencakup penguatan sistem komunikasi untuk menghadapi bencana. Indonesia dan India akan menjajaki pengembangan sistem komunikasi darurat serta solusi pengurangan risiko bencana agar jaringan tetap berfungsi ketika terjadi krisis.

Program kerja sama akan mencakup pelatihan, upskilling dan reskilling, serta riset dan pengembangan yang melibatkan akademisi, industri, dan kemitraan pemerintah-swasta (public-private partnerships/PPP).

Perusahaan teknologi dan telekomunikasi dari kedua negara juga dapat membangun proyek bersama melalui kemitraan business-to-business (B2B), dengan memanfaatkan kapasitas dan keunggulan masing-masing.

Kedua negara akan membentuk forum tahunan Indonesian-Indian Telco Dialogue yang digelar secara bergantian. Forum tersebut akan mengevaluasi perkembangan kerja sama, membahas tantangan, dan menyusun agenda lanjutan.

TerkaitTRT Indonesia - Presiden Prabowo tingkatkan akses telekomunikasi digital di Pulau Miangas


SUMBER:TRT Indonesia