Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menerima kunjungan kenegaraan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Seoul pada Rabu (1/4/2026), dalam pertemuan tingkat tinggi yang memperluas cakupan kerjasama kedua negara dari sektor pertahanan hingga ekonomi hijau di masa depan.
Kunjungan ini menjadi pertemuan kedua bagi kedua pemimpin setelah sebelumnya bertatap muka di sela-sela KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) tahun lalu. Prabowo tiba di ibu kota Korea Selatan pada Selasa malam untuk menjalani rangkaian kunjungan selama tiga hari.
Fokus utama pembicaraan mencakup penguatan kolaborasi industri pertahanan, khususnya pengembangan bersama jet tempur KF-21.
Seoul juga tengah menyiapkan kesepakatan ekspor 16 unit pesawat tempur tersebut ke Indonesia, yang akan menjadi penjualan perdana jet tempur buatan dalam negeri Korea Selatan ke pasar internasional.
Di luar sektor militer, kedua negara sepakat memperluas kerjasama strategis di bidang mineral kritis, teknologi, dan energi bersih.
Kantor kepresidenan Korea Selatan menyatakan bahwa kesepakatan ini juga mencakup dukungan terhadap proyek energi terbarukan serta pembangunan pusat data, seiring peningkatan hubungan bilateral ke tingkat kemitraan strategis.
Selain isu bilateral, kedua pemimpin turut membahas dinamika keamanan kawasan dan global.
Juru bicara kepresidenan Korea Selatan Kang Yu-jung mengatakan pembicaraan mencakup upaya memperkuat hubungan Seoul dengan ASEAN, serta perkembangan situasi di Semenanjung Korea dan Timur Tengah.
Menurut pernyataan tertulis Kantor Kepresidenan Indonesia, pertemuan ini mencerminkan semakin luasnya kepentingan bersama kedua negara, tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga dalam transisi energi dan transformasi digital yang menjadi prioritas global.










