Brasil harus bangkit dari ketertinggalan untuk memaksakan hasil imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pembuka Grup C Piala Dunia di Stadion MetLife, New Jersey.
Tim peraih lima gelar juara dunia itu tertinggal lebih dulu sebelum berhasil mengamankan satu poin dari pertandingan pembuka mereka di Grup C.
Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, mencetak gol penyeimbang pada menit ke-32 melalui penyelesaian gemilang, setelah Ismael Saibari membawa Maroko unggul lebih dahulu lewat serangan balik cepat yang efektif.
Brasil tengah memburu gelar Piala Dunia keenam, 24 tahun setelah terakhir kali mengangkat trofi tersebut. Namun, penampilan ini menunjukkan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan oleh tim asuhan Carlo Ancelotti.
Sejumlah legenda Brasil yang menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 2002, yakni Ronaldo, Roberto Carlos, dan Kaka, turut hadir menyaksikan pertandingan di Stadion MetLife.
Brasil menunjuk Ancelotti, pelatih yang sarat prestasi, dengan harapan dapat mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung lama.
Ancelotti juga menjadi pelatih asing pertama yang memimpin Brasil di turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi sebelumnya meminta para pemainnya untuk tidak gentar menghadapi Brasil. Pesan tersebut tampaknya membuahkan hasil karena tim semifinalis Piala Dunia 2022 itu tampil percaya diri dalam salah satu pertandingan paling menarik pada putaran pertama.
Setelah Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi beberapa kali mengancam gawang Brasil, Maroko akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-21. Ismael Saibari memanfaatkan umpan matang dari Brahim Diaz untuk membawa timnya unggul.
Penyerang PSV Eindhoven itu berlari melewati Marquinhos dan Gabriel Magalhaes sebelum dengan tenang melepaskan tendangan cungkil yang mengecoh Alisson Becker yang telah maju meninggalkan gawangnya.













