Pemukim Israel membakar sejumlah kendaraan dan menyerang sebuah masjid pada Minggu (15/6) di Tepi Barat yang diduduki, di tengah berlanjutnya operasi penggerebekan militer Israel di berbagai kota dan desa Palestina.
Di Desa Deir Abu Mashal, barat laut Ramallah, para pemukim menyerang warga Palestina yang sedang menuju lahan pertanian di bagian selatan desa.
Seorang sumber setempat mengatakan kepada Anadolu bahwa para pemukim melempari warga Palestina dengan batu, memicu bentrokan sebelum pasukan Israel memasuki wilayah tersebut untuk melindungi para pemukim. Tidak ada korban luka maupun penangkapan yang dilaporkan.
Dalam serangan terpisah di Deir Dibwan, sebelah timur Ramallah, para pemukim membakar dua kendaraan dan merusak dua kendaraan lainnya di dekat pintu masuk barat kota tersebut.
Saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa dua kendaraan hangus terbakar, sementara dua kendaraan lainnya mengalami kerusakan parah sebelum para pelaku melarikan diri. Tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.
Lebih jauh ke timur Ramallah, para pemukim menyerang Desa Burqa dengan membakar sebuah kendaraan yang diparkir di dekat Masjid Al-Nour. Mereka juga berupaya membakar masjid tersebut setelah merusak pintu-pintunya dan membakar bagian pintu masuk.
Serangan-serangan itu terjadi di tengah meningkatnya aksi kekerasan oleh pemukim Israel yang menargetkan properti warga Palestina, tempat ibadah, serta lahan pertanian di berbagai desa di sebelah timur Ramallah.
Sementara itu, pasukan Israel menggerebek Kota Silwad dan Desa Yabrud di sebelah timur Ramallah dengan mengerahkan kendaraan militer ke jalan-jalan. Tidak ada laporan penangkapan dalam operasi tersebut.
Menurut sumber setempat, pemukim Israel juga menyerbu wilayah pinggiran Desa Raboud dekat Dura di Kegubernuran Hebron bagian selatan. Di saat yang sama, pasukan Israel menggerebek Kota Beita di selatan Nablus.
Menurut Komisi Perlawanan terhadap Kolonisasi dan Tembok Pemerintah Palestina, pada Mei lalu militer Israel melakukan 1.108 serangan terhadap warga Palestina dan harta benda mereka, sementara para pemukim melakukan 551 serangan.
Sejak 8 Oktober 2023, militer Israel dan para pemukim telah menewaskan sedikitnya 1.169 warga Palestina, melukai 12.666 lainnya, menangkap sekitar 23.000 orang, serta menyebabkan 33.000 warga mengungsi, berdasarkan data resmi Palestina.
















