Indonesia–Filipina perkuat kerja sama budaya maritim
Indonesia dan Filipina sepakat memperkuat kerja sama pelestarian budaya maritim melalui pertemuan bilateral di Jakarta. Kedua negara menegaskan kedekatan sejarah dan budaya sebagai bangsa kepulauan di Asia Tenggara.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menerima kunjungan Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Christopher B. Montero, dalam pertemuan bilateral yang digelar di Gedung E Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta, pada 27 Januari 2026. Pertemuan ini menjadi tonggak awal penguatan hubungan diplomatik sekaligus kerja sama strategis di bidang kebudayaan antara kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, Fadli Zon menekankan pentingnya hubungan historis Indonesia dan Filipina sebagai sesama negara pendiri ASEAN. Menurutnya, kedua negara memiliki banyak kesamaan budaya, mulai dari nama, akar bahasa, hingga karakter sebagai bangsa maritim dan kepulauan.
“Kekayaan budaya menjadi fondasi penting dalam memperkuat identitas bersama dan jembatan persaudaraan di kawasan Asia Tenggara. Indonesia dan Filipina adalah keluarga, sama-sama pendiri ASEAN, dan secara geografis sangat berdekatan,” ujar Fadli.
Ia menjelaskan, jauh sebelum masa kolonialisme, nenek moyang Indonesia dan Filipina telah memiliki kemampuan pelayaran yang kuat dan menjalin hubungan antarkawasan melalui jalur laut. Jejak sejarah tersebut menunjukkan bahwa interaksi lintas wilayah di Asia Tenggara telah berlangsung lama dan menjadi warisan yang terus mempererat hubungan kedua bangsa hingga kini.
Fadli juga menyinggung mobilitas masyarakat di masa lalu yang relatif bebas melintasi wilayah maritim tanpa batas administratif seperti paspor, terutama karena kedekatan geografis antara kawasan Indonesia dan Filipina.
Sejalan dengan itu, Duta Besar Filipina Christopher B. Montero menyampaikan bahwa hubungan kerja sama kedua negara selama ini berjalan sangat baik, termasuk melalui sejumlah nota kesepahaman (MoU) di berbagai bidang, khususnya kebudayaan.
“Saat ini Indonesia dan Filipina memiliki hubungan kerja sama yang sangat dekat. Kami berterima kasih atas dukungan dan kolaborasi yang diberikan Kementerian Kebudayaan,” kata Montero.
Kerja sama budaya ini diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan Indonesia–Filipina, sekaligus menjaga dan mempromosikan warisan budaya maritim sebagai identitas bersama di kawasan Asia Tenggara.