BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Purbaya ke China untuk promosikan Panda Bond kepada investor
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertolak ke China guna mempromosikan Panda Bond dan menarik minat investor Negeri Tirai Bambu terhadap instrumen pembiayaan Indonesia.
Purbaya ke China untuk promosikan Panda Bond kepada investor
Menteri Keuangan Purbaya. / AP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertolak ke China pada Selasa (16/6) untuk mempromosikan Panda Bond dan menjajaki minat investor setempat terhadap instrumen pembiayaan Indonesia.

Purbaya mengatakan kunjungan tersebut akan dimanfaatkan untuk bertemu dengan para investor di China guna memperkenalkan Panda Bond.

“Ya kan akan kita temui investor-investor itu, untuk yang Panda Bonds,” kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Senin (15/6), dikutip dari Kompas.com.

Panda Bond merupakan surat utang berdenominasi yuan atau renminbi yang diterbitkan oleh entitas asing di pasar domestik China. Instrumen tersebut dapat diterbitkan oleh pemerintah, lembaga multilateral, maupun perusahaan internasional yang ingin memperoleh pendanaan dari investor China.

Berbeda dengan obligasi global yang umumnya menggunakan dolar AS atau euro, Panda Bond diterbitkan dalam mata uang yuan dan dipasarkan di pasar keuangan China.

Pemerintah memandang instrumen tersebut sebagai alternatif pembiayaan untuk memperluas sumber pendanaan negara sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasar obligasi berbasis mata uang Barat. Pasar keuangan China yang memiliki likuiditas besar dan basis investor yang luas juga dinilai dapat menawarkan biaya pinjaman yang kompetitif.

Nama Panda Bond diambil dari panda, hewan yang menjadi simbol nasional China. Penamaannya mengikuti tradisi di pasar keuangan internasional, seperti Samurai Bond di Jepang, Yankee Bond di Amerika Serikat, serta Komodo Bond yang berkaitan dengan instrumen berdenominasi rupiah di pasar internasional.

Meski belum mengungkap target penerbitan secara rinci, Purbaya optimistis investor China akan tertarik menanamkan modalnya di Indonesia.

Sebelumnya, ia menyebut promosi Panda Bond juga merupakan bagian dari upaya pemerintah menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi dan fundamental fiskal Indonesia tetap terjaga.

“Untuk meyakinkan bahwa memang kita menjalankan kebijakan ekonomi yang baik,” ujar Purbaya.

TerkaitSemakin luas, QRIS cross-border berbasis LCT kini dapat digunakan di China - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia