Harga minyak mentah melonjak melewati $105 per barel dan sempat mencapai $108 setelah Mojtaba Khamenei dinyatakan sebagai pemimpin tertinggi Iran menyusul tewasnya ayahnya dalam serangan udara AS-Israel.
Data dari Trading Economics menunjukkan pada hari Minggu bahwa tolok ukur minyak mentah naik tajam karena pasar bereaksi terhadap perkembangan di Iran di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan bertambahnya ketidakpastian atas Selat Hormuz, jalur transit minyak global yang penting.
Harga satu barel Brent crude, standar internasional, berada pada $101.19 tak lama setelah perdagangan dilanjutkan di Chicago Mercantile Exchange, naik 9.2 persen dari harga penutupan $92.69 pada hari Jumat.
West Texas Intermediate, minyak mentah ringan dan manis yang diproduksi di Amerika Serikat, dijual sekitar $107.06 per barel. Itu 16.2 persen lebih tinggi dibandingkan harga penutupan hari Jumat sebesar $90.90.
Keduanya bisa naik atau turun seiring berlanjutnya perdagangan pasar.






