Indonesia dan Australia menyepakati penguatan kerja sama keamanan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas kawasan. Kesepakatan tersebut dicapai dalam Pertemuan ke-11 Australia–Indonesia Ministerial Council Meeting on Law and Security (MCM) yang berlangsung di Kedutaan Besar Australia di Jakarta, pada Rabu.
Pertemuan tingkat menteri ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, bersama Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke MP. Forum tersebut menjadi wadah strategis untuk membahas tantangan keamanan yang berdampak pada kepentingan nasional kedua negara serta stabilitas regional.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak meninjau berbagai isu prioritas, mulai dari keamanan domestik dan regional, penanggulangan terorisme, keamanan maritim, migrasi ilegal, hingga perlindungan infrastruktur kritikal dan ancaman siber. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada kejahatan lintas negara, termasuk peredaran gelap narkoba.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa kemitraan keamanan Indonesia–Australia memiliki nilai strategis yang melampaui kepentingan bilateral.
“Kerja sama ini merupakan kepentingan bersama Indonesia dan Australia dan berdampak bagi stabilitas regional. Karena itu, penguatan kerja sama harus terus ditingkatkan,” ujar Djamari dalam pernyataan resminya di Jakarta.
Ia juga menekankan komitmen kedua negara untuk meningkatkan koordinasi dalam penanganan pelayaran ilegal, penangkapan ikan secara melawan hukum, penyelundupan manusia dan narkoba, serta berbagai pelanggaran di ruang siber.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke menilai dinamika ancaman global yang semakin kompleks menuntut kerja sama yang lebih mendalam antara Canberra dan Jakarta.
“Apa yang telah kita lakukan sejauh ini sudah baik, namun belum cukup. Kita perlu melakukan lebih banyak langkah konkret untuk memastikan keamanan masyarakat di kedua negara,” kata Burke.
Pertemuan MCM ke-11 ini ditutup dengan pengesahan Joint Communique yang merangkum hasil pembahasan serta rencana tindak lanjut untuk memperkuat kolaborasi keamanan ke depan. Kedua negara juga sepakat bahwa pertemuan MCM selanjutnya akan diselenggarakan di Indonesia.
Kesepakatan ini menegaskan posisi Indonesia dan Australia sebagai mitra kunci dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik di tengah meningkatnya tantangan global.












