DUNIA
2 menit membaca
Indonesia akan gelar operasi penertiban tambang ilegal di kawasan hutan
Mulai 1 September, Indonesia akan menindak tambang ilegal di sekitar 4,27 juta hektar hutan, mengikuti langkah serupa di sektor kelapa sawit.
Indonesia akan gelar operasi penertiban tambang ilegal di kawasan hutan
Indonesia Akan Gelar Operasi Penertiban Tambang Ilegal di Kawasan Hutan. / Others

Satuan tugas kehutanan Indonesia akan memulai operasi penertiban terhadap tambang yang beroperasi tanpa izin resmi di sekitar 4,27 juta hektar hutan mulai 1 September mendatang.

Langkah ini mengikuti operasi sebelumnya pada Maret lalu, yang menindak produksi kelapa sawit ilegal. Saat itu, personel militer mengambil alih 3,3 juta hektar perkebunan, beberapa di antaranya kemudian diserahkan ke perusahaan negara baru, Agrinas Palma Nusantara.

Febrie Adriansyah, jaksa senior di Kejaksaan Agung sekaligus anggota satuan tugas, mengatakan bahwa pemilik usaha tambang dan perkebunan ilegal akan diperintahkan untuk mengembalikan sebagian keuntungan mereka ke negara.

“Untuk informasi publik, penegakan hukum di kawasan hutan yang dialihkan menjadi perkebunan dan dieksploitasi oleh penambang ini bukan berarti peluncuran proses pidana,” ujar Febrie. “Namun, pengembalian kontrol hutan oleh negara berarti pelaku harus membayar atau mengembalikan semua keuntungan yang diperoleh secara ilegal kepada negara,” tambahnya.

Sama seperti di sektor kelapa sawit, tambang yang disita oleh satuan tugas akan diserahkan sementara kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk dikelola sementara.

Febrie juga menambahkan, satuan tugas yang terdiri dari jaksa, polisi, militer, dan aparatur sipil negara dari berbagai lembaga pemerintah, bisa melakukan penyelidikan pidana untuk beberapa kasus tertentu. Namun, satuan tugas belum merinci jenis mineral yang dihasilkan dari tambang ilegal yang telah diidentifikasi.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya berjanji akan meluncurkan operasi yang lebih luas terhadap eksploitasi sumber daya alam ilegal pada pidato kenegaraannya di parlemen awal bulan ini.

Indonesia dikenal sebagai produsen utama batubara termal, nikel, timah, dan tembaga, serta menjadi produsen dan eksportir terbesar kelapa sawit di dunia.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Menlu 12 negara kecam serangan Israel, desak penghormatan kedaulatan Suriah
Belanda buka konsulat kehormatan di Makassar, perluas kerja sama hingga permudah visa
Indonesia bantah tuduhan AS soal praktik transshipment, sebut berbasis asumsi
Menlu Sugiono kunjungi Australia dan Selandia Baru, perkuat diplomasi Asia-Pasifik
Dialog strategis perdana Indonesia-China akan fokus pada penguatan kemitraan ekonomi
Indonesia dan Jerman perkuat kemitraan ekonomi dan transisi energi
Peringati HUT Kemerdekaan RI di Ankara, Indonesia-Türkiye tegaskan kemitraan strategis
Gempa susulan M5,7 guncang Flores, SAR perluas evakuasi kelompok rentan
BNN gagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dari Malaysia di perairan Kepri
Perkuat ekspor kayu lestari, RI dan Uni Eropa pererat kemitraan dagang
Cincin Api Pasifik: Fakta penting tentang kawasan paling rawan gempa di dunia
Negara sahabat sampaikan ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia
Palestina sampaikan duka dan solidaritas untuk Indonesia usai gempa mematikan di NTT
Rubio: AS bidik kemitraan mineral kritis dan keamanan maritim dengan Indonesia
Di parlemen Australia, PM Albanese tegaskan Indonesia adalah mitra utama terpenting
Türkiye sampaikan ucapan HUT ke-81 RI, tegaskan kedekatan sebagai ‘Saudara dan Sahabat’
Bantu tanggap gempa NTT, Uni Eropa tawarkan akses satelit Copernicus
Gempa dahsyat 7,7 magnitudo guncang Indonesia, Tim SAR bergerak cepat lakukan penyelamatan mendesak
Indonesia dukung aturan pemberitahuan awal uji rudal balistik jarak jauh
Aktivis serukan boikot Sephora setelah umumkan penjualan produk di Israel