BISNIS DAN TEKNOLOGI
1 menit membaca
Harga kedelai impor melonjak, perajin tahu dan tempe makin tertekan
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat membuat harga kedelai impor terus naik, sehingga menambah beban biaya produksi bagi para perajin tahu dan tempe skala kecil.
Harga kedelai impor melonjak, perajin tahu dan tempe makin tertekan
Harga kedelai impor melonjak, perajin tahu dan tempe makin tertekan / AA

Dalam beberapa bulan terakhir, lonjakan harga kedelai memaksa sebagian pelaku usaha mengecilkan ukuran produk, menanggung kenaikan biaya, atau bahkan mengurangi produksi. 

Indonesia sendiri mengimpor sekitar 2–2,6 juta ton kedelai setiap tahun, dengan hampir 90 persen pasokan berasal dari Amerika Serikat. Ketergantungan yang tinggi terhadap impor membuat industri tahu dan tempe nasional sangat rentan terhadap gejolak nilai tukar rupiah maupun pergerakan harga komoditas global.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi