ASIA
2 menit membaca
Korban tewas banjir di negara-negara Asia lewati 1.500, desakan regulasi ketat deforestasi meningkat
Lebih dari 1.500 orang tewas akibat banjir dan longsor besar di Asia, dengan ratusan masih hilang dan hujan baru diperkirakan memperburuk keadaan.
Korban tewas banjir di negara-negara Asia lewati 1.500, desakan regulasi ketat deforestasi meningkat
Korban menutupi hidungnya di area terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Sumatera, Indonesia, Kamis, 4 Desember 2025. (Foto AP/Binsar Bakkara)
5 Desember 2025

Lebih dari 1.500 orang dipastikan tewas akibat rangkaian banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Asia sejak pekan lalu.

Korban tewas terus bertambah pada Kamis, sementara tim pencarian berupaya menjangkau para penyintas yang masih terjebak dan ratusan lainnya yang belum ditemukan di beberapa negara.

Peringatan cuaca baru dikeluarkan untuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, dengan prakiraan hujan lebat dalam beberapa hari mendatang. Kekhawatiran meningkat bahwa curah hujan tambahan dapat memperburuk kondisi di kawasan yang sebelumnya sudah luluh lantak diterjang banjir.

TerkaitTRT Indonesia - Kementerian Kehutanan perketat pengawasan hutan, akan cabut 20 izin PBPH dan selidiki 12 perusahaan

Di tengah upaya tanggap darurat, para ahli lingkungan menyoroti dampak kerusakan hutan selama bertahun-tahun—mulai dari ekspansi perkebunan sawit hingga penambangan dan pembangunan yang tak terkendali—yang diduga memperparah skala kehancuran.

Rangga Adiputra, seorang guru berusia 31 tahun dari Sumatra Barat yang rumahnya hanyut dibawa arus, meminta pemerintah bertindak tegas. Ia mengatakan bukit-bukit di atas desanya, di pinggiran Kota Padang, telah rusak oleh pembalakan liar. “Kami butuh pemerintah menyelidiki dan memperbaiki tata kelola hutan,” ujarnya. 

“Jangan sampai bencana sebesar ini terulang kembali.” tambahnya dikutip dari AP.

Hingga Kamis, otoritas masing-masing negara melaporkan 836 korban jiwa di Indonesia, 479 di Sri Lanka, 185 di Thailand, dan tiga korban di Malaysia.

Ratusan orang masih hilang sementara operasi pencarian terus dilakukan di daerah yang terisolasi; ribuan rumah hancur atau rusak berat sehingga memaksa warga mengungsi ke penampungan darurat; dan jutaan penduduk terdampak oleh kerusakan infrastruktur, keterbatasan air bersih, pangan, dan layanan kesehatan, membuat banyak wilayah lumpuh dan kebutuhan bantuan kian mendesak.

TerkaitTRT Indonesia - BNPB: Korban tewas banjir Sumatera naik 836 orang, pencarian korban terus berlanjut
SUMBER:AP
Jelajahi
Pemerintah tanggung lonjakan biaya Haji akibat kenaikan avtur di tengah konflik Timur Tengah
Prabowo targetkan Indonesia hentikan impor BBM dalam 3 tahun, dorong kemandirian energi nasional
Presiden Prabowo perintahkan cabut ratusan izin usaha pertambangan bermasalah di kawasan hutan
Tiga pelaut Thailand dikonfirmasi tewas usai serangan di Selat Hormuz, Bangkok upayakan jalur aman
DPR desak solusi jangka panjang soal kenaikan Avtur terhadap tarif penerbangan
Presiden Prabowo gelar rapat kerja di istana bersama menteri dan pejabat tinggi BUMN
Sindikat perdagangan bayi ke Singapura disidangkan, 19 terdakwa terancam pasal berlapis
Aktivitas Gunung Dukono meningkat, warga diimbau jauhi radius 4 kilometer
Filipina gelar latihan militer multilateral terbesar dalam sejarah
Cuaca ekstrem ganggu operasional, 12 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dialihkan
DPR dorong reformasi besar transportasi publik hadapi krisis energi
Indonesia, Malaysia, dan Brunei bentuk aliansi pupuk ASEAN untuk perkuat ketahanan pangan
Mentan soroti lonjakan produksi, Indonesia menuju ‘superpower’ pangan
Gugatan genosida Rohingya terhadap Presiden Myanmar yang baru diajukan di Indonesia
Indonesia siap hadapi El Nino, stok beras capai rekor tertinggi
Pemerintah RI pastikan harga BBM bersubsidi tidak naik hingga akhir 2026 di tengah gejolak Timteng
Gunung Semeru erupsi tujuh kali, kolom abu capai 1.100 meter
Presiden Korea Selatan 'sesalkan' tindakan Korea Utara terbangkan drone
Gejolak Timur Tengah berlanjut, Purbaya: Stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga
Mantan kepala militer pemerintahan junta Myanmar terpilih menjadi presiden oleh parlemen