Seorang calon haji Indonesia asal embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) kloter 27, Muhammad Firdaus, yang sebelumnya dilaporkan hilang di Kota Makkah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kabar tersebut disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Haji dan Umrah, Moh Hasan Afandi, setelah tim pencarian berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi.
“Berdasarkan laporan tim di lapangan dan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, Bapak Muhammad Firdaus ditemukan dalam keadaan wafat,” ujar Hasan, dikutip dari Antara, Jumat (22/5).
Pemerintah Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Firdaus. PPIH juga memastikan akan menyiapkan badal haji bagi almarhum yang nantinya dilaksanakan oleh petugas haji.
Hasan turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga almarhum, KJRI Jeddah, otoritas Arab Saudi, pihak rumah sakit, petugas haji, serta masyarakat Indonesia yang ikut membantu dan mendoakan selama proses pencarian berlangsung.
Kementerian Haji dan Umrah juga mengingatkan pentingnya kepedulian antarsesama jamaah, terutama terhadap jamaah lansia, penyandang disabilitas, perempuan, dan jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu.
Jamaah maupun petugas diminta segera membantu apabila melihat jamaah berjalan sendirian, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan. Mereka diimbau untuk mengantar jamaah ke pos layanan terdekat atau melaporkannya kepada petugas sektor dan kloter.
PPIH menegaskan petugas haji Indonesia siap mendampingi dan melindungi jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.












