NATO akan tambah sistem pertahanan Patriot di Adana, Türkiye saat konflik di Timur Tengah meluas
Juru bicara Kementerian, Zeki Akturk, mengatakan sistem tambahan tersebut melengkapi baterai Spanyol yang sudah ada, mengacu pada ancaman terhadap ruang udara setelah sebuah proyektil Iran berhasil dihadang awal bulan ini.
Kementerian Pertahanan Nasional Türkiye mengatakan bahwa satu sistem Patriot tambahan yang dikerahkan oleh NATO Allied Air Command di Ramstein, Jerman, sedang ditempatkan di provinsi Adana selatan Türkiye, di samping sistem Patriot Spanyol yang sudah ada.
Juru bicara kementerian, Laksamana Muda Zeki Akturk, menyampaikan pernyataan itu saat jumpa pers di Markas Komando Pangkalan Jet Utama ke-10 di Incirlik, Adana pada hari Rabu.
Akturk menambahkan bahwa penempatan baterai tersebut datang "sebagai tambahan terhadap langkah-langkah yang diambil di tingkat nasional untuk memastikan keamanan wilayah udara dan warga kami."
Ia mengingatkan bahwa pada 13 Maret, sebuah proyektil balistik yang ditembakkan dari Iran yang memasuki wilayah udara Türkiye dinetralisir oleh aset pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Laut Mediterania timur.
"Kami menjaga kontak dengan negara terkait untuk menjelaskan sepenuhnya semua aspek insiden tersebut, mengambil semua langkah yang diperlukan dengan tekad terhadap segala ancaman terhadap keamanan nasional kami, dan secara cermat serta hati-hati memantau perkembangan di wilayah kami," kata Akturk.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, menewaskan sekitar 1.300 orang sejauh ini, termasuk yang saat itu menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar dan penerbangan global.
Mengenai serangan Israel yang masih berlangsung di kawasan, Akturk mengatakan Israel "terus melanggar gencatan senjata yang dicapai di Gaza dan mempertahankan tekanan di Tepi Barat, termasuk mencegah umat Muslim menjalankan hak mereka untuk beribadah selama bulan suci Ramadan."
Ia juga menekankan dukungan terhadap "kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon," menegaskan kembali seruan negara itu agar komunitas internasional memenuhi tanggung jawabnya untuk mengakhiri tekanan yang diberlakukan Israel terhadap rakyat Palestina, dan menyatakan harapannya agar konflik di Timur Tengah berakhir "secepat mungkin."
Juru bicara mengatakan kapal-kapal Angkatan Laut Türkiye TCG Goksu, TCG Bayraktar, TCG Bartin dan TCG Yuzbasi Gungor Durmus akan berangkat dari Mediterania Timur menuju Somalia pada 25 Maret sebagai bagian dari kegiatan Kelompok Tugas Angkatan Laut Somalia.
Ia menambahkan bahwa Pertemuan Kerja Sama Angkatan Laut Türkiye-Brasil akan diadakan di Brasil pada 24-28 Maret.
Menekankan upaya yang sedang berlangsung untuk lebih meningkatkan kekuatan dan efektivitas militer, Akturk mencatat beberapa pesawat nirawak "Super Simsek" yang dikembangkan secara domestik oleh Turkish Aerospace Industries (TAI) telah ditambahkan ke inventaris Angkatan Udara.
Ia juga menyebutkan bahwa Korporasi Industri Mekanik dan Kimia Türkiye telah memperoleh Sertifikat Sistem Manajemen Mutu Dirgantara dan Pertahanan AS9100, "yang mengesahkan kepatuhan terhadap standar global."