Polisi mengatakan bahwa embrio tersebut terkait dengan sebuah pusat IVF yang dilaporkan beroperasi secara ilegal di Siprus Utara, dan bahwa para tersangka berupaya membawa keluar embrio dari wilayah tersebut tanpa izin yang diperlukan. Dua orang lainnya yang terkait dengan klinik itu juga ditangkap sementara penyelidikan masih berlangsung.
DIREKOMENDASIKAN
SUMBER:TRT World













