Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington akan mencabut sanksi terhadap Türkiye yang diberlakukan berdasarkan undang-undang CAATSA dan menunjukkan keputusan mengenai sengketa panjang jet tempur F-35 akan segera diumumkan, saat ia bertemu Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan di Ankara menjelang KTT Pemimpin NATO.
"Kami akan mencabut sanksi-sanksi itu," kata Trump kepada wartawan sebelum pembicaraan tertutup dengan Erdogan pada hari Selasa (7/7).
Ketika ditanya secara spesifik tentang sanksi CAATSA terhadap Türkiye, Trump menjawab: "AS akan mencabut sanksi tersebut." "Tidak ingin menjatuhkan sanksi pada teman," tambahnya.

Jet tempur F-35
Mengalih ke program F-35, Trump mengatakan masalah ini akan dibahas selama kunjungan. "Ini keputusan yang akan kita buat," katanya.
Erdogan mengatakan sengketa soal jet tempur generasi kelima itu bukan hal baru dan telah berulang kali dibahas dengan Washington.
"Kami dijanjikan lima jet," kata presiden Türkiye tersebut, menambahkan bahwa ia mengharapkan masalah ini bergerak "ke arah yang positif" selama KTT NATO.
Erdogan juga mengatakan ia percaya keputusan yang menguntungkan mengenai program F-35 akan muncul dari KTT di Ankara, dan menambahkan bahwa Trump konsisten memenuhi komitmennya.
Trump juga menyinggung program jet tempur lokal Türkiye, KAAN, dengan mengatakan bahwa Washington memiliki "kewajiban untuk menjaga mesin."
Erdogan mengatakan Trump akan mengumumkan "berita baik" terkait dukungan AS untuk kerja sama mesin KAAN.
Perdagangan, pertahanan, dan keamanan regional
Trump mengatakan kerja sama militer dan perdagangan akan menjadi fokus utama dalam pembicaraannya dengan Erdoğan.
"Kita akan membicarakan soal militer," kata Trump. "Kita juga akan membicarakan perdagangan."
Presiden AS memuji kepemimpinan Erdogan, mengatakan Türkiye telah menjadi secara militer "sangat kuat" di bawah kepresidenannya.
"Anda adalah pemimpin yang dihormati di seluruh dunia," kata Trump kepada Erdogan, menambahkan kemudian bahwa ia memiliki "banyak rasa hormat" kepada pemimpin Türkiye itu dan percaya hubungan yang lebih kuat "menguntungkan kedua negara."

Trump menghadiri KTT karena Erdogan
Trump juga menggambarkan Erdogan sebagai "teman saya" dan mengatakan ia kecewa dengan NATO dalam beberapa tahun terakhir, menyatakan bahwa ia mungkin tidak akan menghadiri KTT itu seandainya tidak diselenggarakan di Türkiye di bawah kepemimpinan Erdogan.
Erdogan menyambut Trump di Ankara, mengatakan kunjungan itu "memberi kami kekuatan."
"Saya secara khusus ingin menekankan pentingnya kunjungan ini," katanya.
Presiden Türkiye mengatakan kedua pemimpin juga akan membahas perang Rusia-Ukraina, hubungan Iran-AS, dan upaya mencapai perdamaian di Gaza.
Erdogan mengatakan Ankara sedang bekerja untuk menempatkan hubungan antara Tehran dan Washington pada "dasar yang stabil" sambil melanjutkan upaya lebih luas untuk mempromosikan perdamaian regional dan global.


















