TÜRKİYE
2 menit membaca
'Rebut Kembali Diplomasi Dunia yang Terfragmentasi': Pemimpin berkumpul di Antalya Diplomacy Forum
Forum tersebut, yang akan berlangsung antara 11-13 April, diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari 20 kepala negara dan pemerintahan, lebih dari 50 menteri luar negeri, serta peserta tambahan lainnya.
00:00
'Rebut Kembali Diplomasi Dunia yang Terfragmentasi': Pemimpin berkumpul di Antalya Diplomacy Forum
Acara ini, yang berlangsung dari tanggal 11-13 April, diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Turkiye / AA Archive

Para pemimpin dunia dan pejabat pemerintah akan berkumpul dalam Forum Diplomasi Antalya ke-4 (ADF 2025) yang akan berlangsung pada 11-13 April dengan tema Reclaiming Diplomacy in a Fragmented World.

Forum ini akan diadakan di kota resor Antalya, Turkiye, di bawah naungan Presiden Recep Tayyip Erdogan, dan akan dimulai pada hari Jumat dengan pidato pembukaan oleh presiden.

Diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Turkiye, forum ini diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari 20 kepala negara dan pemerintahan, lebih dari 50 menteri luar negeri, lebih dari 70 menteri, serta sekitar 60 perwakilan senior dari organisasi internasional. Selain itu, lebih dari 4.000 tamu, termasuk mahasiswa, juga diharapkan hadir.

Lebih dari 50 sesi dalam berbagai format akan diadakan selama forum ini, membahas topik-topik terkait berbagai kawasan, mulai dari Timur Tengah hingga Asia-Pasifik, Afrika hingga Amerika Latin, serta isu-isu global utama seperti perubahan iklim, pemberantasan terorisme, bantuan kemanusiaan, digitalisasi, keamanan pangan, dan kecerdasan buatan.

Menteri Luar Negeri Turkiye, Hakan Fidan, diperkirakan akan berpartisipasi dalam pertemuan Kelompok Kontak Gaza dari Organisasi Kerja Sama Islam-Liga Arab, pertemuan trilateral Turkiye-Bosnia dan Herzegovina-Kroasia, serta pertemuan Mekanisme Keamanan Tingkat Tinggi Turkiye-Irak sebagai bagian dari ADF 2025.

Kegiatan dan sesi dalam forum ini akan disiarkan langsung melalui situs web resmi forum dan akun media sosial, serta oleh penyiar publik Turkiye, TRT.

Tim dari TRT World juga akan hadir di lokasi untuk memberikan liputan mendalam tentang forum ini.

SUMBER:AA
Jelajahi
Türkiye target perluas jejak dagang di ASEAN usai raih status mitra dialog
Sekjen ASEAN dan Wamenlu Türkiye bahas peluang kerja sama setelah resmi jadi Mitra Dialog
Presiden Erdogan: Perlawanan 15 Juli tak tertandingi dalam sejarah demokrasi global
Indonesia dan Türkiye perkuat kerja sama media dan komunikasi strategis di Jakarta
Peringatan kudeta gagal 15 Juli digelar di Jakarta, panel soroti ketahanan demokrasi Türkiye
Sepuluh tahun, sepuluh suara: Bagaimana kudeta 15 Juli tetap berada di hati warga negara Türkiye
10 tahun setelah kudeta gagal, Erdogan: Türkiye kini lebih kuat dan bersatu
Peristiwa 15 Juli membuktikan Türkiye tidak akan pernah tunduk pada teroris: Menlu Fidan
Erdogan: Gagalnya kudeta 2016 menjadi "deklarasi kemerdekaan" bagi Abad Türkiye
Upaya kudeta yang digagalkan pada 15 Juli: Korban FETO 253 tewas
Kegagalan upaya kudeta 2016 bentuk masa depan Türkiye: Burhanettin Duran
Türkiye peringati 10 tahun kegagalan kudeta 15 Juli, kata Yilmaz
Türkiye menandai 10 tahun upaya kudeta FETO yang gagal
Mehter: Grup musik militer era Ottoman Türkiye dan mengapa menjadi tema konferensi NATO di Ankara
Apa itu sanksi CAATSA dan bagaimana pencabutannya oleh AS akan menguntungkan Türkiye
Presiden Türkiye Erdogan memuji suksesnya KTT NATO, berterima kasih kepada peserta dan penyelenggara
Erdogan: KTT NATO Ankara sebagai 'keberhasilan bersejarah' saat kerja sama pertahanan mendominasi
Pertemuan Trump-Erdogan: AS akan mencabut sanksi terhadap Türkiye, keputusan soal F-35 segera
NATO mengungkap proyek pertahanan multinasional besar yang melibatkan Türkiye
Di tengah konflik kawasan, Türkiye dinilai tetap jadi simbol stabilitas