BISNIS DAN TEKNOLOGI
1 menit membaca
Pemerintah pertahankan penempatan dana Rp200 triliun di bank BUMN hingga Juli 2027
Kementerian Keuangan memastikan kebijakan penempatan dana cadangan pemerintah sebesar Rp200 triliun di bank BUMN berlanjut hingga Juli 2027 guna menjaga likuiditas pasar dan stabilitas ekonomi.
Pemerintah pertahankan penempatan dana Rp200 triliun di bank BUMN hingga Juli 2027
Menteri Keuangan Indonesia Suahasil Nazara berbicara pada konferensi pers di Jakarta. / reuters

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memutus kebijakan penempatan dana cadangan pemerintah senilai Rp200 triliun di bank-bank BUMN tetap berlanjut hingga Juli 2027. Kepastian ini disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan Juda Agung dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (18/9).

Langkah tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan stimulus likuiditas perbankan nasional. Kebijakan ini sebelumnya menjadi salah satu program unggulan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang resmi diganti awal pekan ini.

"Kebijakan penempatan dana ini akan terus dipertahankan sampai Juli 2027," ujar Juda Agung saat mendampingi Menteri Keuangan yang baru dilantik, Suahasil Nazara, dalam jumpa pers mengenai realisasi anggaran di Gedung Kemenkeu.

Penempatan dana senilai Rp200 triliun (setara 11,27 miliar dolar AS) tersebut dialokasikan ke sejumlah bank BUMN (Himbara) untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor riil serta memperkuat ketahanan likuiditas sistem keuangan domestik.

Pernyataan bersatu dari Menkeu Suahasil Nazara dan Wamenkeu Juda Agung ini sekaligus memberikan kepastian bagi pasar dan pelaku industri perbankan terkait arah kebijakan fiskal pemerintah ke depan.

TerkaitSerah terima jabatan Menkeu dari Purbaya ke Suahasil Nazara - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Indonesia dan India perkuat kerja sama telekomunikasi hingga teknologi 6G
Grab akuisisi saham mayoritas Atome Financial senilai Rp26,36 triliun
Indonesia bangun pusat bioetanol di Lampung, target produksi komersial 60 ribu kiloliter
Indonesia dan Bulgaria perkuat kerja sama perdagangan dan investasi
Indonesia jajaki PTA dengan Mercosur demi rintis jalan menuju CEPA
Pasar stabil meski pergantian mendadak Menkeu, Suahasil tegaskan jaga kredibilitas APBN
AS resmi tetapkan bea masuk tinggi untuk impor panel surya dari Indonesia
Indonesia dan China percepat kerja sama energi baru, ekspansi dari PLTS hingga manufaktur
Indonesia dan AS dorong kerja sama ekonomi kreatif jelang WCCE 2026
Kadin buka peluang investasi Swedia di Indonesia, soroti IEU-CEPA dan OECD
Rupiah melemah di tengah kenaikan harga minyak, ICP Indonesia jadi $89,43 per barel
PT Timah perluas ekspor ke Filipina dan Inggris, bidik Timur Tengah pada 2027
Kemendag dorong UMKM tingkatkan ekspor ke pasar global memanfaatkan teknologi AI
Penerapan B50 hemat devisa negara hingga Rp170 triliun, pangkas impor solar secara signifikan
Pemerintah ambil alih saham pengelola kereta Whoosh, utang direstrukturisasi hingga 80 tahun
Indonesia dan Australia mulai evaluasi total perjanjian kerja sama ekonomi IA-CEPA
Pemerintah perluas inklusi keuangan melalui penyediaan rekening bagi masyarakat
Kemenkeu pastikan siap tanggung utang Kereta Cepat Whoosh tanpa investor luar
Cadangan devisa naik $146,5 miliar pada Agustus 2026, BI: Ketahanan eksternal tetap solid
Ekspor sawit dorong kinerja perdagangan RI, nilai non migas tembus $160 miliar