Dunia sambut pemilu Bangladesh sebagai ‘kemenangan demokrasi’, ucapkan selamat kepada BNP

Reaksi datang dari sejumlah negara, termasuk negara tetangga Dhaka, yang memuji pemilu tersebut sebagai kemenangan demokrasi

By
Berbagai reaksi berdatangan dari berbagai negara. / Reuters

Komisi Pemilihan Bangladesh pada Jumat mengumumkan bahwa Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) memenangkan 209 kursi, sementara pesaing utamanya, blok yang dipimpin partai Jamaat-e-Islami, meraih 77 kursi di parlemen yang berjumlah 300 kursi.

Bangladesh menggelar pemilihan umum pada Kamis, yang merupakan pemilu pertama sejak pemberontakan rakyat 2024 yang menggulingkan pemerintahan mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina.

Reaksi berdatangan dari berbagai negara, termasuk negara-negara tetangga Dhaka, yang mengucapkan selamat kepada pemimpin BNP Tarique Rahman dan memuji pemilu tersebut sebagai kemenangan demokrasi.

Türkiye

Türkiye menyambut baik pelaksanaan pemilu parlemen dan referendum di Bangladesh yang berlangsung damai, serta menyatakan harapan bahwa hasilnya akan memperkuat demokrasi, stabilitas, dan kemakmuran.

“Kami menyambut pelaksanaan pemilu parlemen dan referendum reformasi di Bangladesh secara damai dan berharap hasilnya akan berkontribusi pada demokrasi, stabilitas, dan kemakmuran,” kata Kementerian Luar Negeri Türkiye dalam sebuah pernyataan.

Ankara juga menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral di berbagai sektor pada periode mendatang.

China

China menyampaikan dukungan kepada Dhaka dan memuji pemilu yang berlangsung “stabil dan lancar” sehari sebelumnya; juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian mengatakan Beijing mendukung Dhaka “dalam memajukan agenda politik domestiknya.”

China siap “bekerja sama dengan Bangladesh untuk membawa kemitraan kerja sama strategis komprehensif bilateral ke tingkat lebih lanjut,” kata Lin kepada wartawan di Beijing.

Pakistan

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengucapkan selamat kepada Rahman atas “kemenangan gemilangnya” serta kepada rakyat Bangladesh atas suksesnya pelaksanaan pemilu.

“Saya menantikan kerja sama erat dengan kepemimpinan baru Bangladesh untuk semakin memperkuat hubungan bilateral kita yang historis, persaudaraan, dan multifaset serta memajukan tujuan bersama berupa perdamaian, stabilitas, dan pembangunan di Asia Selatan dan sekitarnya,” kata Sharif.

Hubungan Pakistan dan Bangladesh menghangat dalam beberapa bulan terakhir.

India

Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan New Delhi akan terus mendukung Bangladesh yang “demokratis, progresif, dan inklusif” dalam unggahan di X.

Modi juga melakukan percakapan telepon dengan Rahman setelah pengumuman kemenangan.

“Saya menyampaikan harapan terbaik dan dukungan saya dalam upayanya memenuhi aspirasi rakyat Bangladesh,” kata Modi.

“Sebagai dua negara tetangga dekat dengan ikatan sejarah dan budaya yang mendalam, saya menegaskan kembali komitmen berkelanjutan India terhadap perdamaian, kemajuan, dan kemakmuran kedua rakyat kita.”

Namun, pada Kamis, New Delhi menolak undangan Dhaka untuk mengirim pengamat pemilu, meskipun sekitar 400 pengamat internasional dan 200 jurnalis asing memantau pemungutan suara.

“Kami memang menerima undangan untuk mengirim pengamat. Kami tidak mengirim pengamat ke Bangladesh untuk memantau pemilu,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal dalam konferensi pers di New Delhi.

Hubungan kedua negara memburuk sejak Hasina melarikan diri ke India pada Agustus 2024.

Dhaka menuntut New Delhi menyerahkan mantan perdana menteri tersebut, yang dijatuhi hukuman mati secara in absentia oleh Pengadilan Kejahatan Internasional Bangladesh pada November 2025 atas perannya dalam tindakan keras tahun 2024.

Maladewa

Menyampaikan salam hangat kepada BNP, Presiden Maladewa Mohamed Muizzu menyatakan kesiapan untuk “bekerja sama erat guna memajukan dan memperdalam persahabatan serta kerja sama yang telah lama terjalin antara Maladewa dan Bangladesh.”

Malaysia

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyebut kemenangan BNP sebagai “kemenangan demokrasi”, seraya menyampaikan ucapan selamat kepada Rahman dan partainya atas “kemenangan telak dalam pemilu”.

AS

Amerika Serikat mengucapkan selamat kepada partai yang dipimpin Rahman atas “kemenangan bersejarah” dalam pemilu, demikian pernyataan Kedutaan Besar AS di Dhaka.

“Selamat kepada rakyat Bangladesh atas suksesnya pemilu dan kepada Partai Nasionalis Bangladesh serta Tarique Rahman atas kemenangan bersejarah Anda,” bunyi pernyataan tersebut.

“Amerika Serikat menantikan kerja sama dengan Anda untuk mewujudkan tujuan bersama berupa kemakmuran dan keamanan.”