BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
China menentang langkah tarif AS, berjanji akan mengambil tindakan balasan
Beijing mengecam tarif sebesar 10 persen yang diberlakukan Washington terhadap ekspor produk Tiongkok sebagai pelanggaran aturan perdagangan global dan berjanji akan mengambil tindakan balasan.
China menentang langkah tarif AS, berjanji akan mengambil tindakan balasan
China mendesak AS untuk "memperbaiki praktik yang salah, bertemu setengah jalan dengan China, menghadapi masalah, melakukan dialog terbuka, memperkuat kerja sama. / AP

Tiongkok "dengan tegas" menentang pengumuman AS tentang tarif 10 persen atas ekspor produk Tiongkok, dan berjanji akan mengambil tindakan balasan untuk melindungi kepentingan negara nya.

"Posisi Tiongkok tegas dan konsisten. Perang dagang dan tarif tidak akan memiliki pemenang. Kenaikan tarif sepihak yang dilakukan oleh AS sangat melanggar aturan WTO (Organisasi Perdagangan Dunia). Langkah ini tidak dapat menyelesaikan masalah dalam negeri Amerika dan yang lebih penting, tidak akan menguntungkan kedua belah pihak, apalagi dunia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Sebelumnya, Fentanil merupakan masalah yang besar di AS hingga saat ini. Dalam semangat "kemanusiaan dan niat baik," Tiongkok telah mendukung Washington terhadap masalah tersebut, menurut pernyataan tersebut.

Atas permintaan AS, Tiongkok mengumumkan pada tahun 2019 sebuah keputusan untuk secara resmi mengkategorikan zat yang mengandung fentanil sebagai sebuah golongan, menurut pernyataan tersebut.

"Kami adalah negara pertama di dunia yang melakukan hal tersebut. Tiongkok telah melakukan kerja sama dengan badan anti narkotika AS secara mendalam," katanya.

AS perlu melihat dan menyelesaikan masalah fentanilnya secara objektif dan rasional, alih-alih mengancam negara lain dengan kenaikan tarif yang sewenang-wenang, tegasnya. ​​​​​​​

“Tarif tambahan ini tidak konstruktif dan pasti akan memengaruhi dan merugikan kerjasama anti narkotika antara kedua belah pihak di masa mendatang,” katanya.

China berjanji untuk menantang WTO

Seorang juru bicara Kementerian Perdagangan juga mengatakan bahwa Beijing "sangat tidak puas dengan hal ini dan dengan tegas menentangnya."

"Pemberlakuan tarif sepihak oleh AS secara serius melanggar aturan WTO. Hal ini tidak hanya tidak membantu dalam menyelesaikan masalah domestik mereka tetapi juga merusak kerja sama ekonomi dan perdagangan normal antara Tiongkok dan AS," dilansir dari sebuah pernyataan.

China, tambahnya, akan mengajukan gugatan ke WTO atas praktik AS yang "salah", dan akan mengambil "tindakan balasan yang sesuai untuk dengan tegas melindungi hak dan kepentingannya sendiri."

"Kami berharap bahwa AS akan secara objektif dan rasional melihat dan menangani masalah fentanilnya sendiri dan masalah lainnya, daripada mengancam negara lain dengan tarif dagang," katanya.

Tiongkok mendesak AS untuk "memperbaiki praktik yang salah, mencari jalan tengah dengan Cina, menghadapi masalah bersama, melakukan dialog yang jujur, memperkuat kerja sama dan mengelola perbedaan kebijakan atas dasar kesetaraan, saling menguntungkan, dan saling menghormati.

SUMBER: AA


Jelajahi
Pasar saham Indonesia tertekan di tengah reformasi dan keputusan MSCI
Surplus produksi meningkat, Indonesia perluas ekspor pupuk ke India dan Bangladesh
Jelang putusan krusial MSCI, modal asing hengkang Rp82,77 triliun dari pasar saham RI
Pemerintah Indonesia siapkan integrasi AI dalam program prioritas, termasuk MBG: laporan
SK Hynix Korea Selatan melampaui Samsung dalam nilai pasar di tengah pertumbuhan chip AI
Dukung ketahanan pangan Indo-Pasifik, ekspor 47.250 ton pupuk Indonesia resmi mendarat di Australia
Australia tingkatkan pasokan LPG ke Indonesia di tengah gangguan rantai pasok global
MotoGP Mandalika berikan dampak ekonomi Rp4,96 triliun dalam lima tahun
Pasokan batu bara membaik, PLN pastikan sistem kelistrikan Jawa berangsur pulih pascapadam bergilir
Menkeu Purbaya: Pertumbuhan ekonomi Indonesia lampaui rata-rata G20 dan ASEAN
Bukan lagi sekadar dongeng, bukan pula mitos: Masa depan pembagian akses AI yang terbatas
Tekanan MSCI bayangi pasar Indonesia, status ‘emerging market’ diprediksi bertahan
Utang luar negeri Indonesia naik, sinyal kepercayaan investor pada SBN melemah
Rupiah kembali melemah Kamis pagi, dibayangi tekanan The Fed dan sentimen BI
Indonesia siapkan $84,6 juta untuk kompor listrik dan konversi motor listrik
Kecelakaan tambang di China dan kebijakan ekspor Indonesia perketat pasokan batu bara global
Purbaya ke China untuk promosikan Panda Bond kepada investor
Kunjungan wisatawan asing ke Indonesia naik 8,24 persen pada awal 2026
Jakarta tawarkan investasi Singapura untuk pengembangan MRT fase 3 dan 4
AS mengungkap Grok AI milik Musk digunakan dalam serangan militer terhadap Iran