PERANG GAZA
1 menit membaca
Puluhan penghuni ilegal Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan polisi
Penghuni ilegal Israel menyerbu masjid sebanyak 30 kali pada bulan April, menurut Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina.
Puluhan penghuni ilegal Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan polisi
Itamar Ben-Gvir dari Israel memimpin sekelompok besar pemukim ilegal dalam pawai provokatif ke kompleks Masjid Al-Aqsa, 3 Agustus 2025 [ARSIP]. / AA

Puluhan pemukim Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki di bawah perlindungan pasukan Israel, lapor badan berita resmi Palestina Wafa.

Sumber setempat mengatakan pemukim Israel ilegal memasuki kompleks tersebut dan secara terbuka melakukan ritual Talmudik di halaman-halamannya di bawah perlindungan Israel pada Kamis pagi (14/5), tambah Wafa.

Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga bagi umat Muslim di dunia. Orang Yahudi menyebut kawasan itu Temple Mount, dengan klaim bahwa di sana pernah berdiri dua bait suci Yahudi pada zaman kuno.

Sejak 2003, polisi Israel mengizinkan pemukim Israel ilegal memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa setiap hari, kecuali pada hari Jumat dan Sabtu.

Pemukim Israel ilegal menyerbu masjid itu 30 kali pada bulan April, menurut Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina.

Warga Palestina mengatakan Israel telah memperkuat upaya selama beberapa dekade untuk menjudaikan Yerusalem Timur yang diduduki, termasuk Masjid Al-Aqsa, serta menghapus identitas Palestina dan Islam kota tersebut.

Warga Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka, merujuk pada resolusi internasional yang tidak mengakui pendudukan kota itu oleh Israel pada 1967 maupun pencaplokan ilegalnya pada 1980.

TerkaitTRT Indonesia - Menteri Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa jelang peringatan hari pendudukan Yerusalem Timur
SUMBER:TRT World & Agencies