Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, menyatakan bahwa Indonesia, Iran, Türkiye, Pakistan, Arab Saudi, dan Mesir memiliki tanggung jawab besar sebagai kekuatan utama dunia Islam untuk mempererat persatuan di antara negara-negara Muslim.
Pernyataan tersebut disampaikan Rezaei saat menerima kunjungan resmi Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi, di Teheran pada Rabu (12/8). Rezaei menekankan pentingnya sinergi antarnegara mayoritas Muslim dalam menghadapi berbagai dinamika geopolitik global.
Hubungan strategis Teheran dan Islamabad
Dalam pertemuan tersebut, Rezaei memuji pemerintah, angkatan bersenjata, dan rakyat Pakistan sebagai salah satu aset terbesar dalam dunia Islam. Seperti dilaporkan Mehr News Agency, ia menyambut baik peran aktif Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan Kepala Staf Angkatan Darat Field Marshal Asim Munir dalam isu-isu regional.
Rezaei menambahkan bahwa Presiden Iran Masoud Pezeshkian memberikan perhatian khusus pada hubungan bilateral dengan Pakistan dan menargetkan peningkatan volume perdagangan kedua negara hingga beberapa kali lipat. Ia juga menyebut hubungan Iran dan Pakistan berakar pada ikatan emosional dan keyakinan bersama, di mana kedua negara saling memandang sebagai kedalaman strategis (strategic depth).
Komitmen kerja sama konkret
Situs berita resmi Iran, IRNA, melaporkan bahwa Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Pezeshkian, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, dan Menteri Dalam Negeri Eskandar Momeni atas upaya memperkuat hubungan kedua negara.
Naqvi memuji solidaritas antarwarga kedua negara dan menegaskan bahwa ikatan erat tersebut harus diwujudkan dalam bentuk kerja sama yang lebih nyata dan berdampak luas. Naqvi tiba di Teheran sejak Selasa untuk merangkaikan sejumlah agenda pembicaraan mengenai hubungan ikatan bilateral dan isu keamanan kawasan.
Bagi Indonesia, seruan untuk memperkuat persatuan dunia Islam ini sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia secara konsisten terus mendorong diplomasi perdamaian, dialog antarnegara Islam, dan penyelesaian konflik secara damai di tingkat global.




























