DUNIA
2 menit membaca
Indonesia dorong DK PBB utamakan pencegahan konflik untuk jaga perdamaian global
Indonesia menekankan bahwa penyelesaian sengketa secara damai harus dilakukan melalui rangkaian proses yang saling berkaitan, mulai dari dialog, mediasi, operasi pemeliharaan perdamaian, hingga pemulihan setelah konflik.
Indonesia dorong DK PBB utamakan pencegahan konflik untuk jaga perdamaian global
Wamenlu Arrmanatha dalam Open Debate DK PBB mengenai penyelesaian sengketa secara damai di Markas Besar PBB, New York, Kamis (23/7). / Foto. Kemlu

Indonesia menyerukan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk memperkuat langkah pencegahan konflik dan tidak hanya bergerak setelah ketegangan meningkat. Jakarta juga mendorong organisasi kawasan menjadi mitra strategis dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Seruan tersebut disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dalam Open Debate DK PBB mengenai penyelesaian sengketa secara damai di Markas Besar PBB, New York, pada Kamis (23/7).

Dalam pernyataannya, Arrmanatha menilai mekanisme DK PBB selama ini masih lebih banyak digunakan untuk merespons konflik yang telah terjadi dibandingkan mencegah munculnya konflik sejak awal. Menurutnya, pendekatan pencegahan perlu menjadi bagian utama dalam upaya menjaga stabilitas global.

Indonesia menekankan bahwa penyelesaian sengketa secara damai harus dilakukan melalui rangkaian proses yang saling berkaitan, mulai dari dialog, mediasi, operasi pemeliharaan perdamaian, hingga pemulihan setelah konflik.

Selain itu, Indonesia menyoroti peran organisasi kawasan sebagai garda awal dalam mencegah eskalasi konflik. Berdasarkan pengalaman ASEAN, mekanisme regional dinilai mampu menciptakan kepercayaan, membuka ruang komunikasi, dan mengurangi ketegangan sebelum berkembang menjadi konflik terbuka.

"ASEAN Outlook on the Indo-Pacific merupakan contoh bagaimana kerja sama praktis di bidang maritim, konektivitas, dan ekonomi dapat membangun kepercayaan di tengah dinamika geopolitik kawasan," ujar Arrmanatha.

Indonesia juga menegaskan komitmennya terhadap hukum internasional melalui aksesi pada Konvensi Den Haag 1907 tentang Penyelesaian Sengketa Internasional Secara Damai. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat prinsip penyelesaian perselisihan antarnegara melalui jalur damai.

Open Debate tersebut digelar oleh Republik Demokratik Kongo sebagai Presiden DK PBB pada Juli 2026 dan menjadi tindak lanjut dari Resolusi DK PBB Nomor 2788 Tahun 2025 yang menekankan penguatan mekanisme penyelesaian sengketa secara damai serta pencegahan konflik.

Partisipasi Indonesia dalam rangkaian sidang DK PBB menegaskan komitmen Jakarta terhadap multilateralisme, penghormatan terhadap Piagam PBB dan hukum internasional, serta pentingnya pencegahan konflik sebagai prioritas dalam menjaga perdamaian dunia.

TerkaitTRT Indonesia - Menlu Sugiono soroti penerapan hukum internasional di Sidang DK PBB
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga 120 hektare, angin kencang picu titik api baru
Indonesia-Arab Saudi sepakati kerja sama investasi strategis melalui penanaman modal
Kedubes Iran respon pernyataan Prabowo, tegaskan program nuklirnya untuk tujuan damai
Menhan RI dan Thailand perkuat kerja sama pertahanan, sepakati latihan pasukan khusus
Peluang besar UMKM lokal, Kemenhaj bidik pasar rantai pasok haji di Arab Saudi
Kemenlu AS akan tutup konsulat di Medan dan 4 negara lain
Indonesia–Thailand perkuat kemitraan strategis, fokus ekonomi dan stabilitas ASEAN
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama maritim lewat Cassowary Exercise 2026
Indonesia dorong resiliensi ASEAN hadapi ancaman bencana dan krisis
ASEAN mempercepat negosiasi CoC dengan China Laut di tengah ketegangan Selat Hormuz
Indonesia dan Jepang bahas perluasan peluang kerja serta pengembangan SDM terampil
Perkuat akses ke Amerika Selatan, Indonesia dan Peru sepakat percepat perundingan CEPA
Perkuat pertahanan udara Indo-Pasifik, TNI AU dan PACAF gelar A2AT ke-18 di Hawaii
KBRI Tokyo imbau WNI tetap waspada setelah gempa M7,1 di Kumamoto
World Para Athletics Grand Prix 2026: Tim Para Atletik Indonesia raih 16 medali
Pemerintah pantau kepulangan ABK Indonesia terdampak serangan rudal di Selat Hormuz
Indonesia perkuat koordinasi antar lembaga untuk ekspor mineral tanah jarang
Menlu RI dan Kanada sepati peluang baru perluas kemitraan strategis
Indonesia dan AS perkuat kerja sama zeni untuk tingkatkan ketahanan bencana
Korea Utara kritik peran AS di ASEAN, tegaskan dukungan pada stabilitas kawasan