DUNIA
2 menit membaca
Kepala Uni Eropa mengatakan siap merespons tarif baru AS tetapi terbuka untuk negosiasi
Ursula von der Leyen mengatakan bahwa Uni Eropa sedang mempersiapkan langkah-langkah balasan lebih lanjut untuk melindungi kepentingan dan bisnis Eropa jika negosiasi dengan AS gagal.
00:00
Kepala Uni Eropa mengatakan siap merespons tarif baru AS tetapi terbuka untuk negosiasi
FILE - Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyampaikan pernyataan di Brussels, Belgia, 4 Maret 2025. / Foto: Reuters / Reuters

Uni Eropa siap merespons tarif baru yang luas dari Amerika Serikat, kata Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada hari Kamis, namun ia mendesak Presiden AS Donald Trump untuk menyelesaikan kekhawatirannya melalui dialog.

"Saya sangat menyesalkan pilihan ini," kata von der Leyen. "Tampaknya tidak ada keteraturan dalam kekacauan ini. Tidak ada jalur yang jelas melalui kompleksitas dan kekacauan yang diciptakan ketika semua mitra dagang AS terkena dampaknya."

Ia menambahkan bahwa Uni Eropa "siap untuk merespons".

"Kami sekarang sedang mempersiapkan langkah-langkah balasan lebih lanjut untuk melindungi kepentingan dan bisnis kami jika negosiasi gagal," ujar von der Leyen.

Trump mengumumkan tarif yang sangat tajam pada hari Rabu terhadap mitra dagang utama seperti China dan Uni Eropa pada apa yang ia sebut sebagai "Hari Pembebasan".

Angka untuk Uni Eropa mencapai 20 persen, dan ini terjadi setelah Trump sebelumnya memberlakukan tarif pada impor baja dan aluminium serta mobil dan suku cadang otomotif.

Namun, Uni Eropa telah mendorong keras untuk menyelesaikan kekhawatiran perdagangan Trump melalui dialog, dan von der Leyen kembali membuka pintu pada hari Kamis.

"Ada jalur alternatif. Belum terlambat untuk menyelesaikan kekhawatiran melalui negosiasi," katanya.

Von der Leyen menyampaikan komentarnya dalam bahasa Inggris, Prancis, dan Jerman melalui video dari Uzbekistan, di mana ia akan menghadiri KTT Uni Eropa-Asia Tengah minggu ini.

Von der Leyen mengatakan tarif baru ini akan merugikan konsumen di seluruh dunia.

"Dampaknya akan langsung terasa. Jutaan warga akan menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Obat-obatan akan menjadi lebih mahal, begitu pula transportasi. Inflasi akan meningkat," ia memperingatkan.

Ada juga kekhawatiran di Eropa bahwa tarif bea cukai yang lebih tinggi dari Trump akan menyebabkan banjir barang murah dari negara lain, terutama China.

Von der Leyen mengatakan Uni Eropa akan "mengawasi dengan cermat dampak tidak langsung yang mungkin ditimbulkan oleh tarif ini" dan berjanji untuk melindungi industri di benua tersebut.

"Eropa akan berdiri di sisi mereka yang terkena dampak langsung," ia berjanji.

Bernd Lange, yang memimpin komite perdagangan parlemen Uni Eropa, mengecam langkah Trump sebagai "tindakan yang tidak berdasar, ilegal, dan tidak proporsional".

"Saya berharap pemerintahan ini benar-benar tertarik untuk berdialog dengan Uni Eropa, tetapi saya tidak yakin," tambah Lange dalam sebuah pernyataan.

SUMBER:AFP