BISNIS DAN TEKNOLOGI
1 menit membaca
Ekspor pertahanan Türkiye melonjak 31 persen menjadi $6,7 miliar dalam 10 bulan pertama tahun 2025
Pangsa sektor pertahanan dan penerbangan dalam total ekspor Türkiye dari Januari hingga Oktober juga naik menjadi 3,5 persen.
Ekspor pertahanan Türkiye melonjak 31 persen menjadi $6,7 miliar dalam 10 bulan pertama tahun 2025
Ekspor industri pertahanan Türkiye melonjak 31 persen menjadi $6,7 miliar dalam 10 bulan pertama tahun ini. /AA

Ekspor industri pertahanan dan penerbangan Türkiye melonjak 31 persen secara tahunan dalam 10 bulan pertama tahun 2025 menjadi $6,7 miliar, menurut keterangan dari kepala Sekretariat Industri Pertahanan negara tersebut pada hari Selasa.

Dengan kenaikan ini, pangsa sektor pertahanan dan penerbangan dalam total ekspor Türkiye meningkat menjadi 3,5 persen, kata Haluk Gorgun di platform media sosial Türkiye, NSosyal.

Ia menambahkan, "Keberhasilan ekspor yang berkelanjutan di sektor kami adalah hasil dari kegiatan kerja sama industri pertahanan yang kami lakukan di seluruh dunia. Kami terus melakukan upaya ini dengan tekad yang tak tergoyahkan."

Selama 10 bulan pertama tahun ini, total ekspor Türkiye mencapai $224,6 miliar, naik 3,9 persen secara tahunan.

TerkaitTRT Indonesia - Türkiye tidak akan kompromi soal industri pertahanannya — wakil presiden

Jelajahi
Kementerian Kehutanan bekukan izin 26 perusahaan terkait kasus karhutla
Pemerintah pertahankan penempatan dana Rp200 triliun di bank BUMN hingga Juli 2027
Indonesia perluas kemitraan energi dengan Nigeria dan Angola
Indonesia-Kanada perkuat perdagangan dan investasi lewat ICA-CEPA
Bank Indonesia: Utang luar negeri Indonesia capai $454,8 miliar pada Juli 2026
Indonesia dan India perkuat kerja sama telekomunikasi hingga teknologi 6G
Grab akuisisi saham mayoritas Atome Financial senilai Rp26,36 triliun
Indonesia bangun pusat bioetanol di Lampung, target produksi komersial 60 ribu kiloliter
Indonesia dan Bulgaria perkuat kerja sama perdagangan dan investasi
Indonesia jajaki PTA dengan Mercosur demi rintis jalan menuju CEPA
Pasar stabil meski pergantian mendadak Menkeu, Suahasil tegaskan jaga kredibilitas APBN
AS resmi tetapkan bea masuk tinggi untuk impor panel surya dari Indonesia
Indonesia dan China percepat kerja sama energi baru, ekspansi dari PLTS hingga manufaktur
Indonesia dan AS dorong kerja sama ekonomi kreatif jelang WCCE 2026
Kadin buka peluang investasi Swedia di Indonesia, soroti IEU-CEPA dan OECD
Rupiah melemah di tengah kenaikan harga minyak, ICP Indonesia jadi $89,43 per barel
PT Timah perluas ekspor ke Filipina dan Inggris, bidik Timur Tengah pada 2027
Kemendag dorong UMKM tingkatkan ekspor ke pasar global memanfaatkan teknologi AI
Penerapan B50 hemat devisa negara hingga Rp170 triliun, pangkas impor solar secara signifikan
Pemerintah ambil alih saham pengelola kereta Whoosh, utang direstrukturisasi hingga 80 tahun