DUNIA
2 menit membaca
India klaim wabah Nipah terkendali, negara Asia perketat skrining bandara
Nipah, virus zoonosis yang pertama kali muncul pada wabah di Malaysia pada 1990-an, menyebar melalui kelelawar buah, babi, dan kontak antar manusia.
India klaim wabah Nipah terkendali, negara Asia perketat skrining bandara
Rumah Sakit Narayana Multispeciality, tempat dua kasus Nipah terdeteksi sejak Desember, terlihat di Barasat, Bengal Barat, Rabu, 28 Januari 2026. / AP
28 Januari 2026

Otoritas India menyatakan wabah virus Nipah telah berhasil dikendalikan setelah dua kasus dikonfirmasi di negara bagian timur, West Bengal, sementara beberapa negara Asia memperketat skrining kesehatan dan pengawasan di bandara untuk penumpang yang datang dari India.

Kementerian Kesehatan India mengatakan pada Selasa bahwa dua kasus Nipah terdeteksi sejak Desember, dan semua kontak yang diidentifikasi telah dikarantina dan diuji. Kementerian tidak merilis rincian pasien, tetapi menyebut 196 kontak berhasil dilacak dan semuanya negatif.

“Situasi terus dipantau, dan semua langkah kesehatan masyarakat yang diperlukan telah diterapkan,” kata kementerian.

Nipah, virus zoonosis yang pertama kali muncul selama wabah di Malaysia pada 1990-an, menyebar melalui kelelawar buah, babi, dan kontak antar manusia. Hingga saat ini belum ada vaksin untuk virus ini, yang dapat menimbulkan demam tinggi, kejang, dan muntah. Satu-satunya pengobatan adalah perawatan suportif untuk mengendalikan komplikasi dan menjaga kenyamanan pasien.

Virus ini memiliki tingkat kematian diperkirakan antara 40 persen hingga 75 persen, menurut WHO, menjadikannya jauh lebih mematikan dibandingkan virus corona.

TerkaitWhat is the Nipah virus? - TRT World - TRT World

Belum ada kasus virus ini yang dilaporkan di luar India, namun beberapa negara Asia telah memperkenalkan atau memperkuat langkah-langkah skrining di bandara sebagai tindakan pencegahan.

Indonesia dan Thailand meningkatkan skrining di bandara besar, dengan deklarasi kesehatan, pemeriksaan suhu tubuh, dan pemantauan visual untuk penumpang yang tiba. Departemen Pengendalian Penyakit Thailand menyebut scanner termal dipasang di gerbang kedatangan untuk penerbangan langsung dari West Bengal di Bandara Suvarnabhumi, Bangkok.

Kementerian Kesehatan Myanmar mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan yang tidak penting ke West Bengal dan meminta pelancong segera memeriksakan diri jika gejala muncul dalam 14 hari setelah perjalanan. Mereka juga memperkuat pengawasan demam yang diterapkan selama pandemi COVID-19 di bandara, sambil menyiapkan kapasitas laboratorium dan pasokan medis.

Kementerian Kesehatan Vietnam pada Selasa mendesak penerapan praktik keamanan pangan yang ketat dan mengarahkan otoritas lokal meningkatkan pemantauan di pos perbatasan, fasilitas kesehatan, dan komunitas, menurut media pemerintah.

China menyatakan memperkuat langkah pencegahan penyakit di wilayah perbatasan. Media pemerintah melaporkan bahwa otoritas kesehatan mulai melakukan penilaian risiko, meningkatkan pelatihan tenaga medis, serta memperkuat pemantauan dan kemampuan pengujian.

Wabah Nipah sebelumnya pernah dilaporkan di West Bengal pada 2001 dan 2007, sementara kasus terbaru sebagian besar terdeteksi di negara bagian selatan, Kerala. Wabah besar pada 2018 menewaskan sedikitnya 17 orang di Kerala.

TerkaitTRT Indonesia - Bandara Soekarno-Hatta perketat skrining kesehatan untuk antisipasi virus Nipah
SUMBER:AP