DUNIA
2 menit membaca
China desak persatuan Asia-Pasifik saat India menjamu PM Jepang dalam pembicaraan Indo-Pasifik
Beijing mengkritik konsep 'Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka' sebagai bersifat memecah-belah, sementara Perdana Menteri Narendra Modi dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi bertemu di New Delhi untuk memperdalam kerja sama strategis dalam KTT tahunan India-Jepang.
China desak persatuan Asia-Pasifik saat India menjamu PM Jepang dalam pembicaraan Indo-Pasifik
FOTO ARSIP: “Yang dibutuhkan Asia-Pasifik adalah stabilitas, bukan pergolakan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun. / Reuters

China pada Kamis mendesak negara-negara Asia-Pasifik untuk tetap “berpikiran jernih” dan menyerukan kawasan yang “stabil, bersatu, dan saling mendukung” saat India menjadi tuan rumah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi untuk pembicaraan di New Delhi.

Beijing menanggapi konsep “Free and Open Indo-Pacific”(FOIP) yang dipromosikan oleh Takaichi.

“Mengumandangkan kebebasan dan keterbukaan padahal sebenarnya berpikiran konfrontasi dan antagonisme. Konsep itu … bertentangan dengan aspirasi bersama negara-negara regional tentang perdamaian, pembangunan, dan kerja sama dan tidak akan pernah mendapatkan pengakuan yang tulus,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun kepada wartawan di Beijing.

“Yang dibutuhkan Asia-Pasifik adalah stabilitas, bukan gejolak, dan ia menghargai kerja sama, bukan perpecahan,” tambah Guo.

Takaichi, yang sedang melakukan kunjungan tiga hari ke India mulai Rabu, dalam sebuah tulisan yang diterbitkan di media India mengatakan: “Kita harus bekerja bersama untuk meningkatkan otonomi dan ketahanan negara-negara yang berada dalam posisi rentan sehingga mereka tidak pernah dipaksa membuat pilihan di bawah paksaan dari negara lain – inilah esensi dari "FOIP yang Diperbarui" yang saya kemukakan pada Mei.”

Perdana Menteri India Narendra Modi dan Takaichi menghadiri KTT tahunan India-Jepang ke-16 di New Delhi pada Kamis.

“Sebuah kawasan yang benar-benar bebas dan terbuka bukanlah kawasan di mana hanya kekuatan besar yang menikmati kebebasan, melainkan kawasan di mana setiap negara mampu menentukan jalannya sendiri atas kehendak bebasnya, tanpa dipengaruhi oleh paksaan eksternal. Inilah hakekat sejati FOIP,” tulisnya.

Namun, kata Guo: “Menghadapi trik menciptakan perpecahan dan memprovokasi konfrontasi, semakin penting bagi negara-negara regional untuk tetap jeli, bersatu sebagai satu kesatuan, tetap berada di jalur yang benar dalam kerja sama Asia-Pasifik, meningkatkan saling percaya melalui dialog dan konsultasi, menjaga ketentraman melalui kerja sama yang saling menguntungkan, dan bekerja untuk sebuah Asia-Pasifik yang makmur, stabil, terbuka, saling terhubung, memberi manfaat bagi semua, inklusif, bersatu, dan saling mendukung.”

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Kapal ikan tenggelam di Jeju Korsel, satu WNI hilang dan delapan selamat
Indonesia tolak izin konser Israel Houghton, Yusril: Tak sejalan politik luar negeri RI
Larangan dan pembatasan media sosial untuk anak-anak
Kabut asap lintas batas meluas, mekanisme hukum hadapi banyak kendala
Indonesia tambah dua emas dari panjat tebing dan panahan di Asian Games
Emine Erdogan pimpin seruan Ibu Negara untuk kerangka kerja PBB lindungi anak di dunia maya
Jakarta naik ke peringkat 140 kota dunia dalam Global Cities Index 2026
Ganda putra bulu tangkis raih emas ketiga, Indonesia peringkat 15 klasemen sementara Asian Games
Indonesia perluas jejaring halal global lewat kerja sama dengan empat lembaga
Indonesia perkuat kerja sama dagang dengan negara-negara Afrika melalui pelatihan SSTC
Indonesia tegaskan perlindungan warga sipil dalam hak jawab di Sidang Majelis Umum PBB
Pemimpin Arab sampaikan belasungkawa atas tragedi tenggelamnya KMP Virgo Transport 8
TNI AL terima 12 AAV-M35 dari AS, akan terima total 105 ranpur amfibi bertahap hingga 2028
Indonesia maju sebagai kandidat anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB 2029–2030
Menlu Sugiono: Palestina menjadi ujian bagi hati nurani dan sistem multilateral
IUCN: Kebakaran hutan mengancam orangutan Kalimantan
Indonesia dorong penguatan keterkaitan laut dan iklim menuju COP31
Indonesia tandatangani konvensi siber PBB, perkuat kerja sama lawan kejahatan siber
Indonesia taklukkan China 3-2, tim bulu tangkis putra raih emas Asian Games setelah 28 tahun
BNN Indonesia dan Australia perpanjang kerja sama pemberantasan narkoba hingga 2031