Menlu Vietnam menegaskan kembali dukungan untuk negara Palestina yang merdeka
Diplomat senior Hanoi, Le Hoai Trung, menyatakan kesiapan untuk membantu rekonstruksi Gaza, serta menegaskan kembali dukungan untuk solusi dua negara berdasarkan hukum internasional.
Vietnam menegaskan kembali dukungannya terhadap solusi dua negara, termasuk pembentukan negara Palestina merdeka dengan perbatasan pra-1967, demikian dilaporkan media lokal.
Penegasan itu disampaikan oleh diplomat tertinggi Vietnam, Le Hoai Trung, dalam pembicaraan dengan sejawatnya dari Palestina, Varsen Aghabekian Shahin, yang tiba di Hanoi pada kunjungan perdananya pada hari Rabu, menurut laporan situs berita berbahasa Inggris Voice of Vietnam pada hari Kamis.
Trung menyatakan bahwa Vietnam siap berpartisipasi dalam rekonstruksi Gaza yang dilanda perang.
Ia menegaskan sikap Vietnam yang mendukung solusi dua negara, termasuk pembentukan negara Palestina merdeka dengan perbatasan pra-1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya, berdasarkan hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan.
"Vietnam selalu secara konsisten mendukung perjuangan yang adil dari rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan dan penentuan nasib sendiri secara nasional," ujarnya.
Shahin, sebagai balasan, mengucapkan terima kasih kepada Hanoi atas dukungan yang "berharga" bagi perjuangan "yang adil" rakyat Palestina.
Ia menekankan bahwa Vietnam dan Palestina berbagi aspirasi yang sama untuk kemerdekaan nasional, dan berharap Vietnam akan terus mendukung Palestina di masa depan, sehingga berkontribusi pada berakhirnya konflik.
Kedua menteri juga membahas dan menyepakati langkah-langkah konkret untuk mendorong kerja sama antara Vietnam dan Palestina, termasuk meningkatkan pertukaran delegasi tingkat tinggi, meningkatkan efektivitas kerja sama ekonomi, serta memperluas kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan serta pertukaran antarmasyarakat.
Trung dan Shahin juga menandatangani perjanjian pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik kedua negara.