BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Indonesia manfaatkan dana JETP dan AZEC senilai $3,5 miliar untuk ekonomi hijau
Pemerintah mempercepat pengembangan industri hilir baterai kendaraan listrik dan panel surya. Di saat yang sama, kebijakan pencampuran bahan bakar nabati ditingkatkan dari B40 menuju B50.
Indonesia manfaatkan dana JETP dan AZEC senilai $3,5 miliar untuk ekonomi hijau
Indonesia juga berupaya memaksimalkan potensi energi terbarukan nasional yang diperkirakan mencapai 3.686 gigawatt. / Arsip Reuters
11 Februari 2026

Pemerintah Indonesia telah memanfaatkan sekitar $3,5 miliar dari skema pendanaan Just Energy Transition Partnership (JETP) dan Asia Zero Emission Community (AZEC) untuk mempercepat pembangunan ekonomi hijau nasional. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada Selasa.

Airlangga menjelaskan bahwa keseluruhan komitmen pendanaan JETP untuk Indonesia mencapai $21,4 miliar, sementara AZEC menyediakan alokasi sebesar $500 juta.

“Percepatan program AZEC dan JETP mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendorong ekonomi hijau,” ujar Airlangga.

Selain dukungan internasional, pemerintah juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp404,2 triliun atau sekitar $24 miliar dalam APBN 2026 untuk memperkuat ketahanan energi nasional, termasuk melalui berbagai inisiatif berbasis energi bersih.

Untuk mengakselerasi agenda tersebut, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah proyek strategis. Di antaranya adalah Green Energy Corridor Sulawesi (GECS) serta Green Bond Development Facility (GBDF), yang pendanaannya bersumber dari JETP.

Proyek strategis energi bersih

Indonesia juga berupaya memaksimalkan potensi energi terbarukan nasional yang diperkirakan mencapai 3.686 gigawatt. Dalam kerangka itu, pemerintah merancang pembangunan jaringan transmisi hijau sepanjang 70 kilometer yang disebut sebagai green supergrid.

Melalui superholding Danantara, Indonesia juga berkomitmen membangun pembangkit listrik berbasis pengolahan sampah menjadi energi. Fasilitas tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2026.

Airlangga menambahkan, pemerintah mempercepat pengembangan industri hilir baterai kendaraan listrik dan panel surya, serta kebijakan pencampuran bahan bakar nabati ditingkatkan dari B40 menuju B50.

Indonesia juga mengembangkan bahan bakar penerbangan berkelanjutan, hidrogen, dan amonia hijau. Implementasi teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon serta penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS) turut dipercepat sebagai bagian dari strategi transisi energi.

Menurut Airlangga, penguatan ekonomi hijau berpotensi menciptakan hingga 4,4 juta lapangan kerja baru pada 2029. Langkah-langkah tersebut menandai upaya Indonesia untuk mengintegrasikan pendanaan global dan kebijakan domestik dalam mendorong transformasi menuju ekonomi rendah karbon.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia–Singapura perkuat investasi hijau dan ekonomi digital di ASEAN
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Prabowo pacu transisi energi, targetkan 100 gigawatt tenaga surya
Dolar bergejolak di tengah ketidakpastian perang Iran, investor tetap waspada
Pemerintah RI akan tekan lonjakan harga minyak dengan APBN, subsidi energi berpotensi naik
IHSG anjlok lebih dari 4 persen dipicu lonjakan harga minyak global
Harga minyak melonjak lampaui $105 per barel saat perang terhadap Iran terus berlanjut
Kantor Meta di Jakarta disidak Komdigi, pemerintah tuntut moderasi konten dan transparansi algoritma
Fitch pangkas prospek peringkat kredit Indonesia jadi negatif, soroti ketidakpastian kebijakan
Indonesia alihkan impor minyak ke AS akibat konflik Timur Tengah
Indonesia, AS, dan Jepang gelar konferensi reaktor modular kecil nuklir di Jakarta
Dua kapal Pertamina tertahan di Teluk Persia akibat konflik Timur Tengah
India hadapi risiko serius pasokan minyak akibat konflik Timur Tengah
Claude AI milik Anthropic kembali normal usai gangguan, unduhan melonjak di tengah sengketa Pentagon
BPS: Emas perhiasan catat inflasi 30 bulan beruntun
Inflasi Indonesia melonjak ke 4,76 persen Februari 2026, harga hunian dan emas jadi pendorong
Garuda Indonesia hentikan sementara penerbangan ke dan dari Doha
Harga minyak melonjak 10 persen akibat krisis Iran, berpotensi tembus US$100 per barel
OPEC+ secara prinsip sepakat tingkatkan produksi minyak setelah konflik di Timur Tengah meluas
Pemerintah targetkan ekonomi berbasis AI tumbuh hingga 9 persen
AS berikan hibah $2,49 juta dukung pengembangan Kota Cerdas Nusantara
First Resources bayar US$5,6 juta ke pemerintah RI terkait lahan sawit bermasalah