Setelah terinfeksi, gejala hantavirus biasanya muncul dalam waktu satu hingga enam minggu. Gejala awal meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, dan diare.
Seiring perkembangan penyakit, penderita dapat mengalami sesak napas, penumpukan cairan di paru-paru, hingga syok. Hingga kini belum tersedia vaksin maupun obat antivirus khusus, sementara tingkat kematian HCPS dapat mencapai 50 persen.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan bahwa risiko global masih rendah, sembari mengumumkan bahwa 2.500 alat diagnostik telah dikirim dari Argentina—tempat pelayaran dimulai—ke laboratorium di lima negara untuk mempercepat pengujian kemungkinan infeksi sekunder.
Tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia saat atau setelah pelayaran tersebut, yang berangkat dari Argentina bulan lalu.









