DUNIA
2 menit membaca
Zelenskyy mengatakan Ukraina tidak akan menyerahkan wilayah berdaulat apa pun kepada Rusia
Menurut presiden Ukraina, setiap pembicaraan mengenai isu ini hanya akan memperpanjang perang.
00:00
Zelenskyy mengatakan Ukraina tidak akan menyerahkan wilayah berdaulat apa pun kepada Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara dalam konferensi pers di Kiev, Ukraina, pada hari Selasa. Ia mengatakan setiap negosiasi yang melibatkan kemungkinan penyerahan wilayah yang diduduki Rusia hanya akan memperpanjang perang Ukraina. / AP

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Selasa menyatakan bahwa negosiasi yang melibatkan kemungkinan menyerahkan wilayah Ukraina yang diduduki Rusia hanya akan memperpanjang perang di Ukraina.

“Jika kita mulai berbicara tentang Krimea, tentang wilayah kedaulatan kita, dan sebagainya, kita memasuki format yang diinginkan Rusia, yaitu memperpanjang perang,” kata Zelenskyy dalam sebuah konferensi pers di Kiev sebagai tanggapan atas pertanyaan terkait laporan tentang ketentuan seperti itu dalam kesepakatan damai yang diusulkan AS, menurut kantor berita Interfax-Ukraina.

Zelenskyy berpendapat bahwa untuk menghindari pengulangan hasil dari perjanjian Minsk, konflik ini harus diselesaikan dengan melihatnya sebagai sebuah “masalah besar” yang perlu dipecahkan secara bertahap.

“Jika kita tidak ingin memainkan skenario Minsk 3, 4, 5, atau salinan format Normandia dengan jumlah korban yang berbeda... maka kita harus melihat perang ini seperti sebuah kue dan membagi masalah besar ini menjadi bagian-bagian kecil jika kita benar-benar ingin menyelesaikan sesuatu,” ujarnya.

Perjanjian Minsk adalah serangkaian kesepakatan yang bertujuan untuk mengamankan gencatan senjata antara pemerintah Ukraina dan separatis pro-Rusia di Ukraina tenggara. Perjanjian ini ditandatangani di ibu kota Belarus, Minsk, pada tahun 2014 dan 2015. Namun, implementasinya terhenti, dengan kedua belah pihak saling menuduh melakukan pelanggaran.

Zelenskyy menegaskan bahwa memperpanjang perang hanya menguntungkan Rusia, dan kembali menyerukan tekanan lebih lanjut terhadap Moskow. Sebelumnya, The Washington Post melaporkan bahwa AS telah mengusulkan pengakuan formal atas aneksasi Krimea oleh Rusia sebagai bagian dari kesepakatan damai yang lebih luas untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Usulan AS

Menurut laporan dari Axios pada hari Selasa, AS mengharapkan tanggapan terhadap kerangka perdamaian yang mencakup pengakuan tidak resmi atas kendali Rusia di hampir semua wilayah yang diduduki sejak awal perang pada tahun 2022.

Berdasarkan proposal yang diajukan minggu lalu, AS akan mencabut sanksi yang diberlakukan terhadap Rusia sejak 2014 dan mengembalikan sebagian kecil wilayah Kharkiv yang diduduki Rusia kepada Ukraina. Selain itu, pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia akan dianggap sebagai wilayah Ukraina tetapi dioperasikan oleh AS, dengan listrik yang disuplai ke Ukraina dan Rusia.

SUMBER:AA
Jelajahi
Menlu 12 negara kecam serangan Israel, desak penghormatan kedaulatan Suriah
Belanda buka konsulat kehormatan di Makassar, perluas kerja sama hingga permudah visa
Indonesia bantah tuduhan AS soal praktik transshipment, sebut berbasis asumsi
Menlu Sugiono kunjungi Australia dan Selandia Baru, perkuat diplomasi Asia-Pasifik
Dialog strategis perdana Indonesia-China akan fokus pada penguatan kemitraan ekonomi
Indonesia dan Jerman perkuat kemitraan ekonomi dan transisi energi
Peringati HUT Kemerdekaan RI di Ankara, Indonesia-Türkiye tegaskan kemitraan strategis
Gempa susulan M5,7 guncang Flores, SAR perluas evakuasi kelompok rentan
BNN gagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dari Malaysia di perairan Kepri
Perkuat ekspor kayu lestari, RI dan Uni Eropa pererat kemitraan dagang
Cincin Api Pasifik: Fakta penting tentang kawasan paling rawan gempa di dunia
Negara sahabat sampaikan ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia
Palestina sampaikan duka dan solidaritas untuk Indonesia usai gempa mematikan di NTT
Rubio: AS bidik kemitraan mineral kritis dan keamanan maritim dengan Indonesia
Di parlemen Australia, PM Albanese tegaskan Indonesia adalah mitra utama terpenting
Türkiye sampaikan ucapan HUT ke-81 RI, tegaskan kedekatan sebagai ‘Saudara dan Sahabat’
Bantu tanggap gempa NTT, Uni Eropa tawarkan akses satelit Copernicus
Gempa dahsyat 7,7 magnitudo guncang Indonesia, Tim SAR bergerak cepat lakukan penyelamatan mendesak
Indonesia dukung aturan pemberitahuan awal uji rudal balistik jarak jauh
Aktivis serukan boikot Sephora setelah umumkan penjualan produk di Israel