ASIA
2 menit membaca
Korban Rohingya di Laut Andaman bertambah, 31 jenazah ditemukan
Sebuah kapal yang membawa pengungsi Rohingya dari Myanmar tenggelam di Laut Andaman, menewaskan puluhan orang. Pencarian terus diperluas oleh otoritas Malaysia dan Thailand.
Korban Rohingya di Laut Andaman bertambah, 31 jenazah ditemukan
Kapal berisi migran Rohingya tenggelam di lepas pantai Malaysia. Reuters

Jumlah korban tewas akibat tenggelamnya kapal yang membawa anggota minoritas Muslim Rohingya dari Myanmar meningkat menjadi 31 orang, termasuk jenazah yang ditemukan di perairan Thailand, menurut laporan terbaru The Star. Seorang penyintas, Iman Sharif, menceritakan pengalaman traumatisnya, mengapung selama beberapa hari di Laut Andaman sebelum akhirnya terdampar di sebuah pulau Malaysia.

Iman awalnya berada di kapal besar selama delapan hari, sebelum dipindahkan ke kapal lebih kecil yang menampung sekitar 70 orang. Kapal kecil tersebut kemudian tenggelam, dan Iman harus memegang puing-puing kapal untuk bertahan hidup. Ia menyaksikan satu orang tewas tenggelam di dekatnya. Pihak berwenang Malaysia kemudian mengevakuasi Iman dan membawanya ke tempat aman.

Otoritas Malaysia dan Thailand telah memperluas pencarian di perairan dekat perbatasan kedua negara. Hingga Selasa, sembilan jenazah berhasil ditemukan, termasuk satu di Thailand, dan belasan penyintas telah dievakuasi. Operasi pencarian diperkirakan akan berlangsung hingga akhir pekan, dengan tim penyelamat memperluas cakupan di sekitar Koh Tarutao, lokasi ditemukannya sebagian besar jenazah.

Krisis Rohingya dan migrasi berbahaya

Fenomena kapal tenggelam yang membawa pengungsi Rohingya bukan hal baru. Banyak Rohingya meninggalkan Myanmar untuk menghindari penganiayaan di Negara Bagian Rakhine atau kondisi penuh sesak di kamp pengungsi Bangladesh. Sejak Januari hingga awal November tahun ini, lebih dari 5.300 Rohingya mencoba meninggalkan Myanmar dan Bangladesh dengan kapal, dan lebih dari 600 orang dilaporkan tewas atau hilang.

Myanmar, negara mayoritas Buddha, membantah adanya kekerasan terhadap Rohingya dan menyatakan mereka bukan warga negara melainkan imigran ilegal dari Asia Selatan. Sementara itu, Malaysia yang tidak mengakui status pengungsi, sering menahan Rohingya sebagai bagian dari kebijakan pengetatan terhadap migran tanpa dokumen.

UNHCR dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) menyerukan agar negara-negara di kawasan ASEAN memperkuat koordinasi dalam pencarian dan penyelamatan, serta mendorong solusi politik untuk mengakhiri pengungsian paksa di Myanmar. Peneliti dari Amnesty International juga menekankan pentingnya memberikan akses aman bagi pengungsi dan melarang pemulangan paksa ke laut, yang dapat menimbulkan risiko lebih besar bagi para pengungsi.

TerkaitTRT Indonesia - 11 tewas dan ratusan hilang, Malaysia lakukan pencarian usai kapal pengungsi Rohingya tenggelam
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Presiden Prabowo: Anggaran pertahanan Indonesia di bawah 2 persen PDB, termasuk terkecil di ASEAN
Presiden Prabowo tegaskan sanksi karhutla diperberat, pelaku bisa dijerat 'terorisme ekologi'
DJP mulai pungut pajak seller marketplace mulai 1 Oktober 2026
Tim SAR hentikan pencarian 5 jurnalis dan ABK yang hilang di perairan Anak Krakatau
Tim SAR dan TNI AL mulai operasi tegakkan kapal Virgo Transport 8, 129 korban masih hilang
Indonesia-Malaysia perkuat ekosistem halal, Gibran dorong dewan halal regional ASEAN dipercepat
Pakar: Ketimpangan pemantauan gunung api di wilayah Indonesia hambat mitigasi bencana
Giuseppe Garibaldi tiba di Indonesia, eks kapal induk Italia resmi ganti nama ‘KRI Sriwijaya’
LRT Kelapa Gading-Manggarai resmi beroperasi, Prabowo soroti kemajuan transportasi Jakarta
Basarnas siapkan operasi angkat KM Virgo Transport 8 di tengah hambatan cuaca buruk
Malaysia dan Indonesia perkuat koordinasi atasi kabut asap lintas batas
Antrean BBM capai 1 kilometer di Makassar, Pertamina tambah pasokan dan layanan SPBU
Pergantian Menkeu Indonesia soroti transisi kebijakan dan tantangan fiskal
Indonesia selidiki dugaan dumping produk baja asal China
Cuaca buruk hambat pencarian 129 korban hilang kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
KPK tahan Dirut Summarecon Agung dan pejabat ATR/BPN terkait suap lahan Bogor
Operasi pencarian jurnalis hilang di Selat Sunda diperpanjang, aksi solidaritas digelar di Medan
22 korban selamat KM Virgo dievakuasi ke Banjarmasin, 129 orang masih dicari
2 kapal perang TNI AL kawal kapal induk Giuseppe Garibaldi saat memasuki Tanah Air
Semeru erupsi tiga kali hari ini, kolom abu capai 1.000 meter di Jawa Timur