Presiden AS Donald Trump memiliki "kekuatan untuk memecat siapa saja" di dalam pemerintahan federal, kata Gedung Putih pada hari Selasa di tengah gelombang pemecatan yang sedang berlangsung, yang telah menyebabkan puluhan pegawai negeri sipil kehilangan pekerjaan mereka.
"Ini adalah keyakinan Gedung Putih dan Kantor Penasihat Hukum Gedung Putih bahwa presiden berada dalam kewenangan eksekutifnya untuk melakukan hal tersebut. Beliau adalah eksekutif dari cabang eksekutif, dan karena itu beliau memiliki kekuatan untuk memecat siapa saja di dalam cabang eksekutif yang beliau kehendaki," kata juru bicara Karoline Leavitt kepada wartawan dalam penampilan perdananya di Gedung Putih.
Pernyataan ini muncul setelah Trump memerintahkan pemecatan staf federal dari berbagai agensi pemerintah, termasuk pemecatan massal yang menurut beberapa laporan melibatkan setidaknya 18 inspektur jenderal (IG) pada hari Jumat.
Beberapa jaksa yang bekerja dalam kasus-kasus terhadap Trump, termasuk mereka yang melayani di kantor penasihat khusus Jack Smith, juga telah dipecat.
Hannibal Ware, ketua Dewan Inspektur Jenderal untuk Integritas dan Efisiensi, mengecam pemecatan mendadak terhadap pengawas pemerintah tersebut, dengan mengatakan "pemecatan yang tidak sesuai dengan hukum merupakan ancaman signifikan terhadap independensi IG, baik yang nyata maupun yang dipersepsikan."
Ia mengacu pada amandemen undang-undang tahun 2022 yang menetapkan pengawas pemerintah tersebut. Amandemen tersebut mensyaratkan bahwa inspektur harus diberikan pemberitahuan 30 hari sebelum mereka diberhentikan, dan harus diberikan "alasan substansial, termasuk alasan rinci dan spesifik kasus" untuk pemecatannya.
"IG tidak kebal terhadap pemecatan. Namun, hukum harus diikuti untuk melindungi pengawasan pemerintah yang independen bagi Amerika," kata Ware dalam sebuah pernyataan.
Tarif atas Kanada dan Meksiko
Trump masih berencana untuk menepati janjinya mengeluarkan tarif atas Kanada dan Meksiko, kata juru bicara Gedung Putih kepada wartawan. Leavitt menambahkan bahwa Trump juga masih mempertimbangkan untuk memberlakukan tarif baru terhadap China pada hari Sabtu. Trump mengatakan minggu lalu bahwa ia akan mengumumkan tarif 25 persen terhadap Meksiko dan Kanada pada 1 Februari, kecuali kedua negara tersebut membantu menangani dua masalah utama, yaitu perdagangan fentanil AS dan imigrasi.
Penangguhan Pendanaan AS
Program wajib seperti Medicaid dan manfaat makanan SNAP akan dikecualikan dari penangguhan pendanaan federal yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump, kata Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih kepada para legislator dalam sebuah memo yang dilihat oleh Reuters. "(Program) yang memberikan manfaat langsung kepada rakyat Amerika secara eksplisit dikecualikan dari penangguhan dan dibebaskan dari proses tinjauan ini. Selain Jaminan Sosial dan Medicare, yang sudah secara eksplisit dikecualikan dalam petunjuk tersebut, program wajib seperti Medicaid dan SNAP akan tetap berlanjut tanpa penangguhan," bunyi memo tersebut.
Aplikasi DeepSeek
Pejabat AS sedang mempertimbangkan implikasi keamanan nasional dari aplikasi kecerdasan buatan China, DeepSeek, kata Leavitt dalam konferensi pers.
SUMBER: TRT WORLD DAN AGENSI














