PERANG GAZA
2 menit membaca
Utusan Iran di PBB sebut blokade Amerika sebagai ‘tindakan agresi’
Tehran tetap “hati-hati namun optimistis” bahwa perundingan dapat berhasil meski terdapat “ketidakpercayaan mendalam” terhadap Washington, kata Iravani.
Utusan Iran di PBB sebut blokade Amerika sebagai ‘tindakan agresi’
Duta Besar Iran untuk PBB, Amir-Saeid Iravani, berbicara di luar Dewan Keamanan PBB di markas besar PBB di Kota New York, AS, pada 10 Maret 2026. / Reuters Archive

Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut blokade maritim yang diberlakukan Washington terhadap Tehran sebagai “tindakan agresi yang jelas” menurut hukum internasional, sembari tetap menyiratkan harapan hati-hati bahwa negosiasi yang sedang berlangsung masih dapat membuahkan hasil.

Dalam sidang debat veto Majelis Umum PBB pada Kamis terkait rancangan resolusi penutupan Selat Hormuz, Amir Saeid Iravani membela veto yang diajukan oleh China dan Rusia, serta menuduh Amerika Serikat memicu krisis melalui penggunaan kekuatan militer.

“Pemberlakuan blokade maritim yang diumumkan Amerika Serikat merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Iran,” kata Iravani, seraya menyebutnya sebagai “tindakan agresi yang jelas dalam hukum internasional.”

Ia menilai tindakan Washington juga merugikan pihak ketiga, dengan mengatakan bahwa AS “melanggar hak negara ketiga dalam aktivitas perdagangan maritim yang tidak sah.”

TerkaitTRT Indonesia - Mengapa persaingan AS-Iran di Selat Hormuz tidak mungkin memiliki pemenang mutlak

Iravani menegaskan bahwa Iran telah bertindak sesuai hukum, dengan menyebut bahwa Tehran telah “menerapkan langkah-langkah yang diperlukan dan bersifat pencegahan untuk memastikan keselamatan dan keamanan navigasi melalui Selat Hormuz,” langkah yang “dirancang untuk memfasilitasi lalu lintas kapal yang berkelanjutan dan aman serta mencegah pemanfaatan jalur perairan ini untuk tujuan permusuhan atau militer.”

Meski melontarkan tuduhan keras, ia tetap menekankan pentingnya diplomasi dan mengatakan: “Terlepas dari ketidakpercayaan mendalam kami terhadap Amerika Serikat, yang berakar dari pengkhianatan berulang terhadap diplomasi, kami tetap memasuki perundingan dengan itikad baik dan masih berhati-hati namun optimistis.”

“Kami percaya bahwa jika Amerika Serikat mengambil pendekatan yang rasional dan konstruktif serta tidak mengajukan tuntutan yang bertentangan dengan hukum internasional, perundingan ini dapat menghasilkan capaian yang bermakna,” tambahnya.

Iravani juga mengkritik jalannya sidang tersebut, dengan menolak apa yang ia sebut sebagai “pernyataan yang bias dan sepihak” dari Presiden Majelis Umum PBB Annalena Baerbock, serta menuduhnya “keluar dari mandat dan tanggung jawab institusional” dan tidak menjaga sikap imparsialitas yang seharusnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menolak “seluruh tuduhan yang tidak berdasar dan bermotif politik” yang diarahkan kepada Iran dalam pertemuan itu.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Mayoritas warga Indonesia dan 35 negara lain memiliki pandangan negatif terhadap Israel: survei
Israel, Netanyahu menghadapi opini publik global yang tidak menguntungkan
Indonesia kecam rencana Israel kuasai 70 persen Gaza
Surat suara dan peluru: Netanyahuisme adalah ideologi yang memicu perang tak berkesudahan Israel
Serangan Israel tewaskan sembilan orang di Gaza saat pelanggaran gencatan senjata terus berlanjut
8 negara termasuk Indonesia mengecam keras penggerebekan Israel di Masjid Al Aqsa
Rencana Netanyahu kuasai 70 persen Gaza bertentangan dengan proposal Trump, kata Rubio
Penghuni ilegal Israel serang 3 anak Palestina, membakar lahan pertanian di Tepi Barat yang diduduki
Umat Muslim rayakan Hari Raya Idul Adha di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki
Mengapa RUU Otoritas Warisan Israel adalah langkah menuju aneksasi Tepi Barat dan Gaza yang diduduki
Jelang Idul Adha, pasukan Israel menyerbu Tepi Barat yang diduduki, memaksa penutupan toko-toko
Malaysia akan gugat Israel atas perlakuan buruk terhadap aktivis GSF di mahkamah internasional
Indonesia kembali tekankan kemerdekaan Palestina saat 9 WNI aktivis GSF tiba di Tanah Air
8 Negara Muslim termasuk Indonesia mengecam perlakuan Israel terhadap aktivis GSF
Aktivis flotilla Gaza Australia menceritakan kembali penyiksaan dan pelecehan seksual saat ditahan di Israel
Catatan panjang Israel dalam menggunakan senjata pembakar terlarang terhadap warga sipil
Situasi kemanusiaan di Gaza tetap memburuk, kata LSM internasional
Pemerintah RI dampingi pemulangan 9 WNI aktivis GSF dari Türkiye setelah ditahan Israel
Indonesia kutuk tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0
AS mengancam akan mencabut visa delegasi PBB Palestina: laporan