6 anggota militer AS tewas sejak awal serangan ke Iran — CENTCOM
CENTCOM menyatakan identitas para korban akan dirahasiakan selama 24 jam hingga keluarga terdekat menerima pemberitahuan resmi.
Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan jenazah dua personel tambahan yang tewas dalam operasi gabungan AS–Israel terhadap Iran telah ditemukan.
“Hingga pukul 16.00 waktu ET (21.00 GMT), 2 Maret, enam personel militer AS tewas dalam tugas. Pasukan AS baru-baru ini menemukan jenazah dua personel yang sebelumnya belum terdata di sebuah fasilitas yang menjadi sasaran serangan awal Iran di kawasan,” demikian pernyataan CENTCOM melalui platform X pada Senin.
Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa “operasi tempur besar” masih berlangsung dan identitas para personel yang tewas akan dirahasiakan hingga 24 jam setelah keluarga mereka diberi tahu.
Sebelumnya pada Senin, CENTCOM mengumumkan empat personel militer AS tewas setelah satu anggota yang terluka parah dalam serangan awal Iran meninggal dunia akibat luka-lukanya.
Mengutip seorang pejabat AS dan sumber yang mengetahui persoalan tersebut, media Amerika CBS News melaporkan bahwa keenam personel militer itu tewas di Kuwait akibat serangan balasan Iran yang sama pada akhir pekan.
Laporan sebelumnya menyebutkan 18 personel militer AS mengalami luka-luka sejak serangan gabungan AS–Israel ke Iran dilancarkan pada Sabtu dalam operasi yang disebut “Operation Epic Fury.”
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Teheran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan sejumlah negara Teluk, terutama pangkalan militer AS di kawasan tersebut.