Rentetan serangan rudal dan drone Rusia menewaskan sembilan orang serta melukai puluhan lainnya di berbagai wilayah Ukraina, kata otoritas setempat pada Selasa (2/6), hanya beberapa hari setelah Presiden Volodymyr Zelenskyy memperingatkan bahwa Moskow tengah mempersiapkan “serangan besar baru”.
Rusia hampir setiap hari menggempur Ukraina sejak melancarkan invasi pada 2022. Serangan-serangan tersebut kerap memicu serangan balasan dari Kiev, sementara upaya perundingan untuk mengakhiri konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II masih menemui jalan buntu.
Jurnalis mendengar beberapa ledakan di ibu kota Ukraina, Kiev. Otoritas setempat menyebut Rusia melancarkan serangan menggunakan rudal balistik yang memicu kebakaran dan menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah distrik.
Wali Kota Kiev, Vitali Klitschko, mengatakan empat orang tewas dan sedikitnya 58 lainnya, termasuk dua anak-anak, terluka dalam “serangan besar musuh”.
“Ledakan terjadi di kota. Sistem pertahanan udara sedang bekerja! Tetap berada di tempat perlindungan!” kata Klitschko dalam peringatan sebelumnya.
Jurnalis AFP melihat warga bergegas menuju tempat perlindungan sambil membawa tas dan selimut, sementara kepulan asap tebal membumbung dari pusat kota Kiev.
“Musuh menyerang menggunakan rudal balistik,” kata Kepala Administrasi Militer Kota Kiev, Tymur Tkachenko.
Serangan mematikan yang melibatkan rudal dan drone juga dilaporkan terjadi di wilayah lain.
Di Kota Dnipro, serangan Rusia menewaskan lima orang dan melukai 25 lainnya. Tiga korban di antaranya dilaporkan dalam kondisi serius, menurut Gubernur Oleksandr Ganzha.
Sementara itu, 10 orang, termasuk seorang anak, terluka di Kota Kharkiv, kata Wali Kota Igor Terekhov.
Di tengah serangan tersebut, Angkatan Udara Polandia menyatakan melalui platform X bahwa mereka telah mengerahkan pesawat untuk melindungi wilayah udara Polandia.
Angkatan Udara Ukraina juga mengeluarkan peringatan ancaman rudal, sementara otoritas di Kiev memperingatkan adanya drone yang terdeteksi di wilayah udara Ukraina.
Lindungi diri Anda
Di sisi lain, serangan drone Ukraina menewaskan satu orang di wilayah Kursk, Rusia, yang berbatasan dengan Ukraina, kata Gubernur Alexander Khinshtein.
Drone lainnya memicu kebakaran di sebuah kilang minyak di Kota Krasnodar, Rusia barat daya, menurut pusat operasi wilayah tersebut yang mengumumkannya melalui Telegram.
Serangan terhadap Ukraina terjadi setelah Zelenskyy pada Jumat (29/5) mengatakan bahwa pihaknya memiliki informasi intelijen mengenai persiapan Rusia untuk melancarkan serangan besar baru, serta mengimbau warga agar “melindungi diri”.
“Mohon perhatikan peringatan serangan udara dan lindungi diri Anda. Layanan kami bekerja secara efisien dan siap siaga. Angkatan Udara serta para penjaga langit kami lainnya akan bertugas 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, seperti biasa,” ujarnya.
Presiden Ukraina itu juga kembali menyerukan kepada negara-negara sekutu agar mengizinkan dan mendanai pengiriman rudal Patriot, yang mampu mencegat rudal balistik Rusia.
Pekan lalu, Zelenskyy mengirim surat kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Kongres AS untuk meminta sistem Patriot guna merespons meningkatnya serangan udara Rusia.
Ukraina juga meningkatkan serangan terhadap wilayah yang diduduki Rusia serta ke wilayah Rusia sebagai balasan atas gempuran harian yang dilakukan Moskow.












