Menteri Kebudayaan Spanyol, Ernest Urtasun, pada Kamis menyoroti “rasa frustrasi yang terus berkembang” di dalam Uni Eropa bahwa upaya terus-menerus untuk mempengaruhi Presiden AS Donald Trump “sama sekali tidak berguna” di tengah serangan AS-Israel terhadap Iran.
“Saya pikir ada rasa yang semakin kuat di tingkat Uni Eropa bahwa sama sekali tidak berguna lagi untuk terus mengandalkan kesombongan atau kepentingan pribadi Donald Trump. Maksud saya, ini sudah berakhir,” kata Urtasun kepada Channel 4.
Ia menekankan bahwa mereka tidak bisa setuju untuk “mengorbankan” nilai dan kepentingan mereka sendiri hanya “untuk menyenangkan Donald Trump.”
“Saya pikir ada saatnya negara-negara demokratis yang percaya pada hukum internasional dan multilateralisme harus berdiri tegak. Tidak ada pilihan lain,” tegas Urtasun ketika ditanya mengapa Madrid menentang serangan Washington terhadap Iran.
Ia mencatat, jika pelanggaran berulang dan pengabaian hukum internasional hanya diterima begitu saja, pertanyaannya menjadi: “Dunia seperti apa yang akan kita bangun di abad ke-21?”
“Pada titik tertentu, kita perlu mengatakan tidak. Kita perlu mengatakan berhenti,” tambah Urtasun.
Ia juga menegaskan bahwa Spanyol tidak takut terhadap ancaman perdagangan Washington, dengan menekankan bahwa sangat sulit untuk menanggapi ancaman tersebut dengan serius.
“Apa yang kami serukan sekarang sebagai pemerintah Spanyol adalah de-eskalasi untuk mencoba menghentikan berbagai aksi militer yang sedang berlangsung saat ini dan melanjutkan pembicaraan serta dialog. Inilah yang menjadi tujuan kami,” kata Urtasun.
Pernyataan ini muncul setelah Washington mengancam akan memberlakukan embargo perdagangan penuh terhadap Spanyol. Ketegangan meningkat setelah pemerintah Spanyol menolak memberi izin militer AS menggunakan pangkalan domestik untuk serangan terhadap Iran.
Israel dan AS telah melanjutkan ofensif skala besar terhadap Iran sejak Sabtu, sementara Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi basis aset militer AS









