Pakistan pada hari Rabu mengatakan akan memulangkan sekitar 30 pelaut Iran, beberapa di antaranya diselamatkan oleh kapal Inggris dan lainnya dicegat oleh pasukan AS.
Pengumuman itu dibuat oleh diplomat tertinggi Islamabad, Ishaq Dar, dalam sebuah unggahan di X.
Kelompok tersebut mencakup delapan nelayan Iran yang diselamatkan oleh sebuah kapal Inggris di laut setelah perahu mereka kandas, serta 22 anggota kru Iran dari kapal Lenore/Davina, yang baru-baru ini dicegat oleh pasukan AS.
Kedua kelompok itu diperkirakan akan transit melalui kota pelabuhan Karachi dalam "beberapa hari mendatang."
Perkembangan ini terjadi ketika AS dan Iran dijadwalkan menandatangani sebuah nota kesepahaman di Swiss pada hari Jumat untuk mengakhiri perang mereka yang telah berlangsung berbulan-bulan.
"Kami tetap berkoordinasi erat dengan otoritas Iran, AS, dan Inggris untuk memastikan transit yang aman dan kembalinya saudara-saudara Iran kami ke tanah air mereka sesegera mungkin," kata Dar.
Pakistan tetap berkomitmen pada kerja sama kemanusiaan dan memberikan segala bantuan yang mungkin kepada "saudara-saudara Iran kami," tegasnya.
Dar juga melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty, kata Kantor Luar Negeri (FO).
"Kedua pemimpin bertukar pandangan tentang pemahaman terbaru yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran serta penandatanganan nota kesepahaman yang akan datang di Bürgenstock, Swiss, pada hari Jumat," tambahnya.
"Mereka juga membahas persiapan untuk pertemuan Empat Menteri Luar Negeri Regional yang akan datang akhir bulan ini dan sepakat untuk tetap berhubungan erat," tambahnya.














