Serangan Israel tewaskan setidaknya 5 orang di Gaza, termasuk 2 bayi, kata petugas medis
Salah satu serangan udara menewaskan setidaknya 10 orang di sebuah rumah bertingkat di lingkungan Sheikh Radwan, Kota Gaza.
Serangan udara Israel telah menewaskan setidaknya lima orang di Gaza, termasuk dua bayi dan seorang wanita, kata petugas medis Palestina.
Salah satu serangan menghantam sebuah rumah di kota Deir al-Balah, menewaskan dua pria dan seorang wanita, menurut Rumah Sakit Martir Al-Aqsa yang menerima korban tersebut.
Rumah sakit tersebut juga mengatakan telah menerima seorang bayi berusia 4 bulan yang tewas akibat serangan di rumah keluarganya di kamp pengungsi Bureij yang terletak tidak jauh dari sana.
Seorang jurnalis Associated Press melihat keempat jenazah tersebut di ruang pendingin jenazah rumah sakit.
Di Kota Gaza, sebuah serangan udara menghantam rumah di kawasan Sheikh Radwan, menewaskan seorang bayi berusia 3 minggu, menurut layanan darurat Kementerian Kesehatan.
Perang dimulai ketika pejuang Hamas menyerbu selatan Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik sekitar 250 orang. Sekitar 100 sandera masih berada di Gaza, dan diperkirakan sepertiganya sudah tewas.
Serangan udara dan darat Israel telah menewaskan lebih dari 45.800 orang Palestina, menurut Kementerian Kesehatan.
Kementerian Kesehatan tidak merinci berapa banyak yang merupakan pejuang, namun menyebutkan bahwa lebih dari separuh korban adalah wanita dan anak-anak. Militer Israel mengklaim telah membunuh lebih dari 17.000 pejuang Hamas, meskipun tanpa memberikan bukti.
Sumber: AP