BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Fitch naikkan peringkat sejumlah bank Türkiye
Lembaga pemeringkat menilai kondisi operasional yang membaik dan dukungan pemerintah yang lebih kuat dalam peningkatan peringkat terbaru sektor perbankan.
Fitch naikkan peringkat sejumlah bank Türkiye
Fitch menaikkan peringkat emiten untuk beberapa bank Türkiye karena profil keuangan dan bisnis tetap stabil. / Reuters

Fitch Ratings meningkatkan peringkat long-term foreign currency issuer default untuk sejumlah bank besar di Türkiye, menyebut penilaian yang lebih baik terhadap kondisi operasional Türkiye dan profil keuangan sektor perbankan yang dinilai stabil.

Lembaga pemeringkat tersebut menaikkan peringkat long-term foreign currency milik Ziraat Bank, VakifBank, dan Industrial Development Bank of Türkiye (TSKB) dari “B+” menjadi “BB-”, serta meningkatkan viability rating mereka dari “b+” menjadi “bb-”.

Sementara itu, peringkat long-term local currency mereka dipertahankan di “BB-” dan peringkat nasional pada “AA(tur)”, semuanya dengan prospek stabil.

Arap Turk Bank (ATB) juga mencatat kenaikan peringkat, dengan long-term issuer default rating naik dari B menjadi B+, viability rating dari b menjadi b+, dan national long-term rating dari A-(tur) menjadi A(tur). Prospeknya pun ditetapkan stabil.

“Peningkatan ini mencerminkan penilaian Fitch yang lebih baik terhadap kondisi operasional di Türkiye, sebagaimana terlihat dari revisi terbaru atas skor operating environment bank-bank Türkiye menjadi ‘bb-’/stabil dari ‘b+’/positif,” kata lembaga tersebut.

“Peningkatan ini juga mempertimbangkan profil bisnis dan keuangan bank yang tetap stabil di tengah kondisi operasional yang membaik.”

Fitch mencatat bahwa government support rating bagi Ziraat Bank, VakifBank, dan TSKB turut dinaikkan dari b+ menjadi bb-, mencerminkan kemampuan otoritas yang semakin kuat dalam mendukung sektor perbankan seiring membaiknya cadangan devisa.

Dalam pernyataan terpisah, Fitch juga mengumumkan kenaikan peringkat bagi Halkbank, Emlak Participation Bank, dan Vakif Participation Bank, dengan long-term foreign currency issuer default rating naik dari B+ menjadi BB-, juga berprospek stabil.

Peringkat dukungan pemerintah mereka turut dinaikkan dari b+ menjadi bb-.

Lembaga tersebut menambahkan bahwa government support rating untuk Türkiye Is Bankasi, Akbank, dan Yapi Kredi juga meningkat, dari b- menjadi b.

SUMBER:AA
Jelajahi
Permintaan global melonjak, Kemendag naikkan harga patokan ekspor emas paruh kedua Agustus 2026
KADI Indonesia selidiki dugaan dumping impor produk polimer penyerap dari China
Presiden Prabowo percepat transisi energi, PLN diminta hentikan PLTD 13 GW
Lirik potensi energi bersih Gorontalo, UEA siap tawarkan proyek Bendungan Bulango Ulu ke Masdar
Realisasi investasi RI capai Rp1.931 triliun, Prabowo optimistis ekonomi sentuh 6 persen
Prabowo dorong industri EV nasional, sebut produksi massal mobil listrik dimulai 2028
Produksi minyak mentah harian OPEC naik sebesar 1,66 juta barel pada bulan Juli
Kemenkeu lelang delapan seri sukuk negara demi penuhi target pembiayaan APBN
Wamendag: Indonesia catat ekspor F&B $6,25 miliar, tertinggi keempat di ASEAN
BPOM dan China perkuat kerja sama pengawasan obat hingga bahan baku farmasi
Pemerintah bidik pembiayaan UMKM naik Rp2.000 triliun untuk genjot produksi
Ekspor CPO Indonesia diproyeksikan turun akibat penerapan biodiesel B50
Tingkatkan keselamatan MRT Jabodetabek, PT MITJ adopsi teknologi presisi Jepang
BEI resmi luncurkan ETF emas fisik pertama untuk tingkatkan pendalaman pasar keuangan
Ekonomi tumbuh 5,29 persen, Bakom RI: Ekonomi Indonesia tetap solid dan semakin berkualitas
Kemendag dan Brasil bahas PTA Indonesia-Mercosur untuk perluas pasar ekspor
Transaksi QRIS capai 12,55 miliar pada semester I 2026, dekati target tahunan Bank Indonesia
Indonesia dorong investasi China dan Rusia untuk proyek kereta Trans Kalimantan
Bank Dunia kucurkan penjaminan 750 juta dolar AS untuk KUR Bank Mandiri
I Squared akuisisi Cella, siapkan ekspansi gudang logistik di Indonesia