DUNIA
2 menit membaca
Harga pangan melonjak akibat biaya energi dan pupuk naik imbas konflik Timur Tengah: FAO
FAO memperingatkan bahwa perang di Timur Tengah yang terus berlanjut dapat mengganggu pasokan pangan global, mendorong kenaikan harga komoditas, dan menciptakan ketidakpastian yang berkepanjangan bagi petani dan pasar di seluruh dunia.
Harga pangan melonjak akibat biaya energi dan pupuk naik imbas konflik Timur Tengah: FAO
FAO menyatakan Indeks Harga Pangannya meningkat 2,4 persen pada bulan Maret dibandingkan Februari. / Reuters

Perang Israel-AS terhadap Iran dan pembalasan Teheran telah mendorong harga komoditas pangan naik karena biaya energi dan pupuk yang lebih tinggi, kata badan pangan PBB pada hari Jumat.

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) mengatakan Indeks Harga Pangan-nya, yang mengukur perubahan bulanan harga internasional dari sekeranjang komoditas pangan, meningkat 2,4 persen pada Maret dibandingkan Februari.

Itu merupakan kenaikan kedua berturut-turut, yang menurut badan tersebut sebagian besar disebabkan oleh kenaikan harga energi yang terkait dengan konflik di Timur Tengah.

Dalam indeks tersebut, kategori minyak nabati mengalami kenaikan tajam paling besar, sebesar 5,1 persen dibanding Februari, karena harga minyak sawit mencapai titik tertinggi sejak pertengahan 2022, akibat dampak kenaikan harga minyak mentah, kata FAO.

Namun, pasokan sereal yang 'secara umum memadai' telah meredam dampak dari konflik, kata FAO.

"Kenaikan harga sejak konflik dimulai relatif moderat, terutama dipicu oleh naiknya harga minyak dan diredam oleh pasokan sereal global yang melimpah," kata Kepala Ekonom FAO, Maximo Torero, dalam sebuah pernyataan.

Namun ia memperingatkan bahwa jika konflik berlangsung lebih dari 40 hari dan harga pupuk yang tinggi berlanjut, "petani akan harus memilih: bercocok tanam seperti biasa dengan input lebih sedikit, menanam lebih sedikit, atau beralih ke tanaman yang membutuhkan pupuk lebih sedikit".

"Pilihan-pilihan itu akan memengaruhi hasil panen di masa depan dan membentuk pasokan pangan serta harga komoditas untuk sisa tahun ini dan sepanjang tahun berikutnya."

Gangguan pada produksi dan jalur rantai pasokan juga telah menimbulkan "ketidakpastian tambahan" dalam prospek untuk gandum dan jagung, kata FAO.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Indonesia-Australia dorong stabilitas kawasan dan perkuat kerja sama maritim
Kemlu: Memorandum Badr dengan Türkiye, Pakistan dan Qatar perkuat kapasitas industri pertahanan
Menlu Indonesia dan Australia sepakat perkuat stabilitas kawasan dan kemitraan bilateral
Indonesia dan AS kolaborasi amankan bangkai kapal USS Houston di Selat Sunda
Türkiye gandeng Indonesia, Qatar, dan Pakistan kembangkan produksi alutsista bersama
Kebakaran hutan meluas, Presiden Prabowo sindir negara yang suka hina Indonesia
Ancam turunkan status pasar saham RI, Presiden Prabowo sebut MSCI coba intimidasi Indonesia
Indonesia dan Portugal sepakati pengakuan sertifikat awak kapal perikanan
Uni Eropa kucurkan bantuan Rp4,02 miliar tangani dampak kekeringan di Indonesia
Indonesia desak akses pendidikan Palestina dijamin, BAZNAS salurkan beasiswa Rp22 miliar
Apa itu virus dengue?
Presiden Prabowo beri penghargaan kepada 140 personel Polri usai misi PBB di Afrika Tengah
Menlu Indonesia tegaskan komitmen perkuat PBB dan dorong reformasi multilateralisme
Indonesia dorong OKI perkuat penyelesaian konflik internal dan dukungan bagi Palestina
Indonesia dan Australia kerahkan kapal perang saat latihan bersama, perkuat kekuatan maritim
Guterres apresiasi Indonesia dalam misi perdamaian PBB, soroti peran stabilisasi di Afrika Tengah
Kemlu pastikan WNI tak terlibat unjuk rasa di Prancis, imbau waspadai situasi keamanan
Guterres temui Presiden Prabowo, apresiasi dukungan Indonesia terhadap perdamaian global
Dievakuasi dari pohon setinggi 10 meter, orang utan korban karhutla di Kotim selamat
Kebakaran hutan di Kalimantan kian parah, penyelamatan orang utan melonjak tajam