ASIA
2 menit membaca
Korea Utara uji coba peluncur roket berat, Kim berjanji perluas daya tangkal nuklir
Kim Jong-un mengatakan kongres partai penguasa akan mengungkap rencana tahap berikutnya untuk memperkuat kemampuan ofensifnya.
Korea Utara uji coba peluncur roket berat, Kim berjanji perluas daya tangkal nuklir
Foto arsip: Uji coba senjata Korea Utara yang semakin meluas terus meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea. / Reuters
28 Januari 2026

Korea Utara telah mengonfirmasi uji tembakan sistem peluncur roket multipel berkaliber besar, saat pemimpin Kim Jong-un berjanji akan semakin memperkuat daya cegah perang nuklir dan kemampuan serangan ofensif negara itu.

Lembaga berita negara KCNA mengatakan pada hari Rabu (28/01) bahwa uji tersebut dilakukan pada hari Selasa oleh Administrasi Rudal Republik Rakyat Demokratik Korea untuk memverifikasi kinerja peluncur yang ditingkatkan dengan teknologi baru. Kim secara pribadi mengawasi penembakan, didampingi pejabat senior.

Empat roket diluncurkan selama uji coba, mengenai sasaran di perairan sekitar 358 kilometer dari lokasi peluncuran, lapor KCNA.

TerkaitTRT Indonesia - Korsel: Korea Utara meluncurkan 'Proyektil' ke arah laut Jepang

“Bermakna besar”

Kim menilai uji coba tersebut “Bermakna besar” yang memiliki makna penting untuk meningkatkan efektivitas daya cegah strategis Korea Utara, dan mengklaim peningkatan baru-baru ini telah memaksimalkan daya serang sistem itu.

“Saya yakin tidak ada negara lain yang akan memperoleh teknologi semacam itu atau memiliki kemampuan seperti itu dalam beberapa tahun setidaknya,” kata Kim, menambahkan bahwa hasilnya akan menjadi ancaman serius bagi kekuatan yang mencari konfrontasi militer dengan Pyongyang.

Ia juga mengatakan Kongres Partai Pekerja Korea yang akan datang akan menyusun rencana tahap berikutnya untuk lebih memperkuat daya cegah perang nuklir negara itu, menegaskan kembali bahwa membangun kemampuan ofensif yang andal tetap menjadi pilar utama kebijakan partai.

Laporan itu muncul setelah Jepang dan Korea Selatan mengatakan pada hari Selasa bahwa Korea Utara menembakkan dua rudal balistik menuju Laut Timur, yang mereka gambarkan sebagai peluncuran rudal kedua rezim itu bulan ini.

Peningkatan uji coba senjata Korea Utara terus meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea dan menarik kecaman dari Amerika Serikat serta sekutunya.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Longsor tambang timah di Bangka renggut 6 nyawa, 1 pekerja belum ditemukan
Inflasi tahunan Indonesia naik menjadi 3,55 persen pada Januari
Interpol mulai buru 'bos bensin' Indonesia Riza Chalid dalam kasus korupsi senilai $17 miliar
China eksekusi empat pemimpin geng yang terkait jaringan penipuan di Myanmar
Korban tewas akibat longsor di Cisarua terus bertambah capai 64 orang
Pencarian 10 korban hilang longsor di Cisarua memasuki hari ke-9, jumlah tewas capai 70
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia resmi mengundurkan diri
Pemprov Jakarta tangani hampir 6.000 jalan berlubang akibat hujan yang berkelanjutan
ASEAN hadapi sejumlah tantangan kawasan, dari Myanmar hingga Laut China Selatan
Gelombang deportasi meningkat, 133 WNI dipulangkan dari Malaysia termasuk ABK kasus timah ilegal
Kebakaran hanguskan 100 bangunan di Karubaga Papua, kerugian ditaksir Rp22 miliar
Aksi buruh di kantor PBB Jakarta soroti isu dewan perdamaian Gaza
ASEAN mendukung penegakan supremasi hukum, sebut 'tindakan sepihak' ancam tatanan regional
Kemenangan partai dukungan junta Myanmar pastikan militer tetap berkuasa: analis
Yasuko Tamaki, manajer kantor tertua di dunia bekerja di satu perusahaan selama 70 tahun
China mengeksekusi 11 anggota sindikat penipuan online Myanmar
Jepang catat rekor bunuh diri anak dua tahun berturut-turut
Status tanggap darurat diperpanjang, tim SAR temukan 53 korban longsor Cisarua
Pejabat top sepak bola Malaysia mundur terkait skandal pemain keturunan asing
Danantara ambil alih pengelolaan lahan 28 perusahaan terkait banjir Sumatera