ASIA
2 menit membaca
Korea Utara uji coba peluncur roket berat, Kim berjanji perluas daya tangkal nuklir
Kim Jong-un mengatakan kongres partai penguasa akan mengungkap rencana tahap berikutnya untuk memperkuat kemampuan ofensifnya.
Korea Utara uji coba peluncur roket berat, Kim berjanji perluas daya tangkal nuklir
Foto arsip: Uji coba senjata Korea Utara yang semakin meluas terus meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea. / Reuters

Korea Utara telah mengonfirmasi uji tembakan sistem peluncur roket multipel berkaliber besar, saat pemimpin Kim Jong-un berjanji akan semakin memperkuat daya cegah perang nuklir dan kemampuan serangan ofensif negara itu.

Lembaga berita negara KCNA mengatakan pada hari Rabu (28/01) bahwa uji tersebut dilakukan pada hari Selasa oleh Administrasi Rudal Republik Rakyat Demokratik Korea untuk memverifikasi kinerja peluncur yang ditingkatkan dengan teknologi baru. Kim secara pribadi mengawasi penembakan, didampingi pejabat senior.

Empat roket diluncurkan selama uji coba, mengenai sasaran di perairan sekitar 358 kilometer dari lokasi peluncuran, lapor KCNA.

TerkaitTRT Indonesia - Korsel: Korea Utara meluncurkan 'Proyektil' ke arah laut Jepang

“Bermakna besar”

Kim menilai uji coba tersebut “Bermakna besar” yang memiliki makna penting untuk meningkatkan efektivitas daya cegah strategis Korea Utara, dan mengklaim peningkatan baru-baru ini telah memaksimalkan daya serang sistem itu.

“Saya yakin tidak ada negara lain yang akan memperoleh teknologi semacam itu atau memiliki kemampuan seperti itu dalam beberapa tahun setidaknya,” kata Kim, menambahkan bahwa hasilnya akan menjadi ancaman serius bagi kekuatan yang mencari konfrontasi militer dengan Pyongyang.

Ia juga mengatakan Kongres Partai Pekerja Korea yang akan datang akan menyusun rencana tahap berikutnya untuk lebih memperkuat daya cegah perang nuklir negara itu, menegaskan kembali bahwa membangun kemampuan ofensif yang andal tetap menjadi pilar utama kebijakan partai.

Laporan itu muncul setelah Jepang dan Korea Selatan mengatakan pada hari Selasa bahwa Korea Utara menembakkan dua rudal balistik menuju Laut Timur, yang mereka gambarkan sebagai peluncuran rudal kedua rezim itu bulan ini.

Peningkatan uji coba senjata Korea Utara terus meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea dan menarik kecaman dari Amerika Serikat serta sekutunya.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Menlu RI dorong dialog inklusif dalam pertemuan informal ASEAN bahas krisis Myanmar di Bangkok
Korea Utara berjanji akan perluas arsenal nuklir dan meningkatkan intelijen militer
Prabowo bertemu tiga mantan PM Thailand, bahas investasi hingga penguatan kerja sama
Bangladesh memindahkan pengungsi Rohingya setelah longsor menewaskan setidaknya 13 orang
Pemerintah pertahankan skema fleksibel dana SAL, tolak usulan perpanjangan tenor Himbara
OJK sita Rp113,97 miliar aset kasus asuransi jiwa dan perlindungan konsumen
Karhutla di Ketapang kembali berkobar, tim gabungan perpanjang operasi pemadaman
Polisi sita aset Rp476 miliar di perumahan mewah Sentul, terkait pusaran korupsi BUMN
Vietnam batasi masa bebas visa WNI menjadi 14 hari mulai 15 Juli
Uji coba rudal nuklir China adalah pembangunan militer regional terbesar sejak PD II: Australia
Indonesia deportasi 92 warga negara China terkait sindikat judi online dan penipuan investasi
Indonesia-Singapura sepakat jaga Selat Malaka tetap aman dan terbuka di tengah ketegangan global
Prabowo terima kunjungan Modi, Indonesia-India perkuat kemitraan pertahanan hingga pangan
Indonesia catat ratusan ribu laporan scam digital, dana Rp674,4 miliar berhasil diamankan
Aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat, otoritas pelayaran berlakukan pembatasan di Selat Sunda
Pertemuan Presiden Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong bakal sepakati 26 MoU
Menteri LH: Area terbakar di TPA Jatiwaringin Tangerang tersisa 3,6 persen
Evakuasi 150 penumpang kapal di Pulau Pari berlangsung lancar usai gangguan mesin
Tersangka kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja melonjak jadi 27 orang
Lewat pemindaian X-ray, Bea Cukai gagalkan penyelundupan 3,37 ton narkotika jaringan internasional