KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
Stok uranium tetap utuh setelah serangan AS terhadap situs nuklir: Iran
Menurut pejabat AS, serangan tersebut mencakup enam bom penghancur bunker yang dijatuhkan oleh pesawat pembom B-2 Stealth di Fordow serta puluhan rudal jelajah yang diluncurkan dari kapal selam ke arah Natanz dan Isfahan.
Stok uranium tetap utuh setelah serangan AS terhadap situs nuklir: Iran
Penasihat Khamenei menegaskan kapasitas nuklir tetap utuh saat Teheran memperingatkan akan kejutan lebih lanjut. / Reuter

Seorang penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, menyatakan bahwa cadangan uranium yang diperkaya milik Iran tetap utuh meskipun ada serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir negara tersebut.

Ali Shamkhani, tokoh terkemuka di Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, mengatakan bahwa serangan tersebut gagal melemahkan kemampuan nuklir Iran.

"Bahkan jika situs nuklir dihancurkan, permainan belum berakhir. Material yang diperkaya, pengetahuan lokal, dan kemauan politik tetap ada," tulisnya di X.

"Dengan hak pertahanan yang sah, inisiatif politik dan operasional kini berada di pihak yang bertindak cerdas dan menghindari serangan membabi buta. Kejutan akan terus berlanjut!" tambahnya.

Iran mengklaim evakuasi dilakukan sebelum serangan

Penyiaran negara Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), melaporkan bahwa situs nuklir yang menjadi target telah dievakuasi sebelum serangan terjadi.

Material sensitif dipindahkan ke lokasi yang aman sebagai langkah antisipasi terhadap serangan udara, meskipun tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan.

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa pasukan Amerika telah menargetkan tiga fasilitas nuklir – Fordow, Natanz, dan Isfahan – bekerja sama dengan Israel.

Menurut pejabat AS, serangan tersebut melibatkan enam bom penghancur bunker yang dijatuhkan oleh pembom siluman B-2 di Fordow, serta puluhan rudal jelajah yang diluncurkan dari kapal selam yang menyerang Natanz dan Isfahan.

Serangan ini menandai eskalasi terbaru dalam kampanye militer yang didukung AS dan dilakukan Israel terhadap Iran yang dimulai pada 13 Juni, yang memicu Teheran meluncurkan serangan rudal balasan ke Israel.

SUMBER:TRT World and Agencies
Jelajahi
Menlu Arab Saudi dan Oman bahas keamanan Selat Hormuz di tengah ketegangan baru Iran-AS
Iran luncurkan rudal ke kapal dagang di Selat Hormuz
Oman dan Iran bahas navigasi Selat Hormuz, Muscat pastikan bebas biaya transit
Bagaimana kesepakatan AS-Iran akan memengaruhi masa depan politik Netanyahu?
Individu hanyalah gejalanya, penyakit sesungguhnya adalah Israel
Ben Gvir tolak penghentian penghancuran rumah di Lebanon selatan
Kapal Iran melintasi blokade laut AS di Teluk Oman tanpa insiden
Selat Hormuz dibuka tanpa tarif berdasarkan kesepakatan damai Iran, kata AS
Mengapa AS dan Iran tak bisa membiarkan kesepakatan damai gagal
Indonesia masih membuka peluang jadi mediator konflik AS-Iran
IRGC Iran nyatakan Selat Hormuz ditutup bagi seluruh kapal
Iran klaim serang 18 fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain
Iran sebut rudal siap diluncurkan, ancaman Israel ke Beirut picu kekhawatiran gencatan senjata
Ledakan mengguncang Pulau Qeshm Iran, Kuwait cegat gelombang serangan rudal
Trump murka kepada Netanyahu dalam percakapan telepon terkait eskalasi di Lebanon
Trump dan Netanyahu berselisih soal masa depan perang Iran dalam percakapan telepon - laporan
Vance mengatakan bom nuklir Iran bisa menjadi 'domino pertama' dalam perlombaan senjata atom global
Kepala badan nuklir PBB peringatkan risiko radiasi serius usai serangan drone di fasilitas UEA
Inflasi AS sentuh level tertinggi dalam tiga tahun, perang Iran dan blokade Hormuz jadi pemicu
Pentagon sebut perang AS melawan Iran telah menelan biaya 29 miliar dolar AS