POLITIK
2 menit membaca
Suriah menunjuk Sharaa sebagai presiden sementara, serta membubarkan semua faksi bersenjata
Otoritas Suriah mengumumkan pembubaran tentara dan badan-badan keamanan era Assad, menurut media negara.
00:00
Suriah menunjuk Sharaa sebagai presiden sementara, serta membubarkan semua faksi bersenjata
Orang-orang duduk di kafe Rawda di pusat ibu kota Suriah, Damaskus, pada 29 Januari 2025, saat TV lokal menyiarkan gambar pemimpin sementara Suriah Ahmed al Sharaa. / Foto: AFP / AFP
29 Januari 2025

Pemerintah baru Suriah mengumumkan bahwa Ahmed al Sharaa, yang mengambil alih setelah penggulingan pemimpin lama Bashar al Assad bulan lalu, telah diangkat sebagai presiden sementara dan ditugaskan untuk membentuk legislatif transisi, menurut laporan media negara.

Sharaa diangkat "sebagai presiden negara dalam fase transisi," kata media negara pada hari Rabu, mengutip pernyataan pejabat militer Hassan Abdel Ghani.

Laporan tersebut menambahkan bahwa Sharaa diberi kewenangan untuk "membentuk dewan legislatif sementara... sampai konstitusi permanen negara ini diputuskan," setelah pihak berwenang mengumumkan pembubaran parlemen era Assad dan penangguhan konstitusi 2012.

Faksi militer dibubarkan

Pihak berwenang juga mengumumkan pembubaran semua kelompok bersenjata yang terlibat dalam penggulingan Bashar al Assad bulan lalu, serta tentara dan badan keamanan pemerintahan sebelumnya, menurut laporan media negara.

"Semua faksi militer dibubarkan... dan digabungkan ke dalam institusi negara," kata pejabat militer Hassan Abdel Ghani, yang dikutip oleh lembaga berita negara SANA, juga mengumumkan "pembubaran tentara rezim yang sudah tidak berfungsi" serta badan keamanan, serta partai Baath yang telah menguasai Suriah selama beberapa dekade.

Sharaa akan bertemu Emir Qatar

Sharaa juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani pada hari Kamis di lokasi yang belum ditentukan.

"Kepala administrasi baru Suriah, Ahmed al Sharaa, akan bertemu dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad," kata Kepresidenan Suriah pada hari Rabu di saluran Telegram resmi mereka.

Media Suriah melaporkan bahwa pertemuan tersebut akan berlangsung di ibu kota Damaskus.

SUMBER: AFP

Jelajahi
Akankah gencatan senjata AS-Iran menjadi perdamaian yang jangka panjang?
'Utang 400 tahun': Langkah Ghana di PBB dan warisan kelam perdagangan budak Atlantik
Pemimpin junta Myanmar dinominasi jadi wakil presiden, bergerak menuju kekuasaan sipil
Bagaimana obsesi Netanyahu dengan kelangsungan politik memperburuk retakan internal Israel
Trump jeda di Iran: Jendela diplomasi atau hitung mundur eskalasi?
Ambang perang nuklir: Bisakah perang AS dan Israel terhadap Iran berubah menjadi perang atom?
Indonesia tidak akan menerima pangkalan militer asing, Prabowo soroti aliansi non-blok
Perang Iran dan keraguan yang semakin besar tentang perlindungan AS
Presiden Prabowo tegaskan kembali sikap netral di tengah eskalasi konflik Timur Tengah
Perang Amerika atau Israel? Perdebatan yang mengguncang Washington terkait Iran
Israel membunuh Khamenei: Apakah larangan global untuk pembunuhan pemimpin negara telah hancur?
Mengapa pujian selektif Netanyahu terhadap tentara 'India' mendistorsi sejarah
70 tahun hubungan diplomatik, Indonesia–Mongolia perkuat kemitraan
Uang darah: Bayang-bayang Israel di balik mesin pembunuh El Mencho?
Perang Rusia-Ukraina masuk tahun kelima, ini alasan angka korban tewas masih simpang siur
Mengapa Afrika ingin perbudakan dan kolonialisme diakui sebagai genosida
AS mengadakan pembicaraan nuklir tingkat tinggi dengan Rusia dan China di Jenewa
Mantan Presiden Korsel ajukan banding vonis hukuman seumur hidup atas dekrit darurat militer
Kim Jong-un kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal partai berkuasa Korea Utara
Keputusan yang guncang dunia — Reaksi bermunculan usai putusan tarif bersejarah Mahkamah Agung AS