Polisi Australia menyelidiki "kebakaran mencurigakan" setelah sebuah mobil yang membawa tanda perayaan Yahudi Hanukkah dibakar pada Kamis di Melbourne.
Mobil kosong tersebut, dengan tanda "Happy Chanukah" yang dipasang di atap, terbakar saat diparkir di jalan masuk sebuah rumah, menurut tayangan di televisi nasional ABC.
Mobil itu dibakar pada dini hari Kamis di suburb St Kilda East, Victoria, kata polisi dalam pernyataan, menyebutnya sebagai "kebakaran mencurigakan".
Penghuni rumah dievakuasi sebagai langkah pencegahan.
"Detektif telah mengidentifikasi seorang yang mungkin dapat membantu penyelidikan mereka dan sedang aktif mencari serta menanyakan keberadaannya," kata polisi.
Otoritas Australia memperketat undang-undang dan hukuman untuk kejahatan kebencian setelah penembakan massal pada 14 Desember di festival Hanukkah di Bondi Beach menewaskan 15 orang.
Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut pembakaran mobil itu "sulit dipahami."
"Ideologi jahat seperti apa dan pikiran seperti apa di saat seperti ini yang bisa memotivasi seseorang?" ujar Albanese kepada wartawan Kamis.
"Syukurlah tidak ada orang yang terluka," kata Rabbi Effy Block dari Chabad St Kilda kepada AFP.
Sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza pada Oktober 2023, terjadi serangan terhadap sinagoga, bangunan Yahudi, dan mobil di Australia.
Perayaan Natal berlangsung hening di Bondi
Sementara itu, perayaan Natal di Bondi Beach, Sydney, Kamis berlangsung hening, karena komunitas masih berduka atas penembakan massal paling mematikan di Australia dalam hampir tiga dekade.
Polisi berpatroli di sepanjang Bondi Beach, yang biasa menjadi tujuan perayaan Natal, saat ratusan orang, banyak mengenakan topi Santa, berkumpul di pasir.
"Saya pikir ini tragis, dan saya pikir semua orang menghormati dan sangat sedih dengan apa yang terjadi, dan saya pikir orang-orang di sini tetap di pantai karena ini seperti perayaan, tapi semuanya teringat dan menghormati apa yang terjadi," kata turis asal Inggris, Mark Conroy, kepada Reuters.

"Semua orang merasakan untuk keluarga dan teman yang mengalami hal terburuk yang bisa dibayangkan."
Pengunjung pantai terlihat berfoto di dekat pohon Natal, sementara sebagian berpose dengan penjaga pantai, meski cuaca berangin membuat kerumunan lebih sedikit.
"Bukan kondisi terbaik untuk hari Natal hari ini, agak bergelombang... jadi tidak ideal, tapi orang-orang tetap di sini," kata Kapten Patroli Surf Life Saving, Thomas Hough.
Bendera dikibarkan setengah tiang di luar bangunan warisan Bondi Pavilion, dekat lokasi serangan, yang menurut polisi dilakukan oleh ayah dan anak.











